Minggu, 19 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemerintahan » El Nino Tingkatkan Risiko Kebakaran, Pj Gubernur Bahtiar Pimpin Rakor Penanganan Karhutla

El Nino Tingkatkan Risiko Kebakaran, Pj Gubernur Bahtiar Pimpin Rakor Penanganan Karhutla

  • account_circle zonakatacom
  • calendar_month Jumat, 13 Okt 2023
  • print Cetak

ZONAKATA.COM – MAKASSAR Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur, Kamis, 12 Oktober 2023. Diketahui, El Nino berdampak pada kekeringan ekstrem yang mengakibatkan tingginya resiko kebakaran hutan dan lahan.

“El Nino memicu perubahan pola cuaca di seluruh dunia, termasuk di Sulawesi Selatan. Salah satu dampak utama dari El Nino adalah peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan,” kata Bahtiar.

Ia menjelaskan, suhu yang lebih tinggi dan curah hujan yang rendah yang disebabkan oleh El Nino menciptakan kondisi yang sangat rentan terhadap kebakaran. Ini adalah masalah serius yang memerlukan perhatian bersama.

“Kebakaran hutan dan lahan bukan hanya masalah lingkungan, tetapi juga berdampak besar pada kesehatan masyarakat, ekonomi, dan kehidupan sehari-hari. Kita semua harus menyadari bahwa kita tidak bisa hanya menyalahkan alam atas bencana ini. Sebagian besar kebakaran hutan dan lahan disebabkan oleh tindakan manusia, seperti pembakaran sampah dan pembukaan lahan dengan cara membakar,” ungkapnya.

Berdasarkan laporan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan, luas area yang terbakar hingga awal Oktober 2023 mencapai 284,45 hektare yang tersebar di sembilan kabupaten. Antara lain di Kabupaten Luwu Timur seluas 55,5 hektare, Jeneponto seluas 37,19 hektare, Tana Toraja 13,8 hektare, Toraja Utara 40 hektare, Gowa 37,6 hektare, Maros 22 hektare, Enrekang 20 hektare, Soppeng 20 hektare, Sidrap 10 hektare dan Bantaeng 28,36 hektare.

Kebakaran paling luas terjadi pada Areal Penggunaan Lain (APL) yang mencapai 185,59 hektare. Sementara untuk kawasan hutan, kebakaran tercatat hanya seluas 98,86 hektare.

“Kita tidak bisa tinggal diam. Pemerintah harus mengambil tindakan konkrit untuk mencegah dan mengatasi kebakaran hutan dan lahan. Pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota serta seluruh kalangan masyarakat harus mengambil peran dalam menangani permasalahan tesebut,” terangnya.

Untuk menekan dan mengatasi permasalahan kebakaran hutan dan lahan, kata Bahtiar, perlu merancang langkah-langkah proaktif. Seperti, pengendalian operasional dalam sistem Satgas Patroli Terpadu di tingkat wilayah diperkuat dengan masyarakat; mengintensifkan program edukasi masyarakat; mendorong praktik-praktik berkelanjutan dalam pengelolaan lahan mencakup penghijauan dan pengelolaan hutan yang berkelanjutan; menciptakan peta risiko kebakaran hutan dan lahan untuk mengidentifikasi daerah-daerah yang rentan; membangun sistem peringatan dini yang dapat memberikan informasi cepat tentang potensi kebakaran hutan dan memastikan informasi peringatan dini mudah diakses oleh masyarakat.

“Selain itu, kita juga harus mengingatkan diri kita sendiri akan dampak yang sebenarnya dari kebakaran hutan dan lahan. Kita tidak boleh lupa bahwa ini adalah masalah yang memengaruhi nyawa manusia, satwa liar, dan ekosistem kita. Ini juga merugikan ekonomi kita, terutama dalam sektor pertanian dan pariwisata,” pungkasnya.

Melalui Kegiatan Rapat Koordinasi Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan ini, Bahtiar berharap seluruh personel dan sarana prasarana pengendalian kebakaran hutan dan lahan yang ada tetap disiagakan dan bekerja dengan baik sesuai mekanisme dan prosedur yang ada. Keberhasilan kegiatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan terletak pada upaya pencegahan dan keterlibatan seluruh pihak dalam menanggulanginya.

Oleh karena itu, seluruh pihak mulai dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, TNI, POLRI, Perusahaan Pemegang ijin kehutanan, perusahaan perkebunan serta seluruh lapisan masyarakat bahu membahu melakukan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan sesuai dengan kewenangan dan tanggungjawabnya masing-masing.

Bahtiar menambahkan, kawasan hutan ini memiliki potensi yang besar untuk dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan oleh masyarakat. Jika dimungkinkan, Budidaya pisang di kawasan hutan dapat memberikan manfaat ekonomi dan ekologi bagi masyarakat dan lingkungan.

Pisang adalah komoditas buah-buahan yang memiliki permintaan tinggi di pasar lokal maupun nasional. Pisang juga memiliki nilai gizi yang tinggi dan dapat diolah menjadi berbagai produk olahan yang bernilai tambah.

“Karena itu, saya mengajak seluruh pihak yang hadir di sini bersinergi untuk menyukseskan program budidaya pisang di Sulsel. Program ini merupakan salah satu upaya kami untuk mengentaskan kemiskinan, menangani stunting/gizi buruk, meningkatkan ketahanan dan kedaulatan pangan, serta mengendalikan inflasi,” pungkasnya. (*)

  • Penulis: zonakatacom

Berita Lain

  • Pemprov Sulsel Perkuat Sinergi Lintas Sektor Tangani Bayi dan Anak Terlantar

    Pemprov Sulsel Perkuat Sinergi Lintas Sektor Tangani Bayi dan Anak Terlantar

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 42
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menangani persoalan bayi dan anak terlantar sebagai bagian dari upaya memberikan perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Penanganan Bayi Terlantar yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan di Toraja Room, Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (15/7/2026). Rapat dipimpin […]

  • ASN di Tana Toraja Ketahuan Nyaleg, Dovinis 1 Tahun Penjara dan Denda Rp 50 Juta

    ASN di Tana Toraja Ketahuan Nyaleg, Dovinis 1 Tahun Penjara dan Denda Rp 50 Juta

    • calendar_month Selasa, 27 Feb 2024
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 365
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Sentra Gabungan Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Bawaslu Tana Toraja mengungkap kasus pelanggaran Pemilu 2024 yang dilakukan salah seorang calon legislatif (caleg). Hal ini diketahui melalui konferensi pers di Ruang Media Centre Bawaslu Tana Toraja, Selasa (27/2/2024). Ketua Bawaslu Tana Toraja, Elis Bua Mangesa mengatakan, caleg yang berkasus dari Partai PSI Dapil […]

  • Wakil Bupati Mamasa Ajak Seluruh Pejabat Muslim Lebaran Bersama Pemkab

    Wakil Bupati Mamasa Ajak Seluruh Pejabat Muslim Lebaran Bersama Pemkab

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 232
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAMASA  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa akan menggelar acara Lebaran bersama yang terbuka untuk seluruh pejabat Muslim di lingkungan pemerintah daerah dan masyarakat umum. Kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan di Lapangan Kondosapata’, Kecamatan Mamasa, pada Senin (31/3/2025), sambil menunggu keputusan resmi sidang isbat Kementerian Agama. Wakil Bupati Mamasa, H. Sudirman, menekankan bahwa acara ini […]

  • Kemenpar Coret Event Lovely Desember Dari Calender of  Event 100 Wonderfull

    Kemenpar Coret Event Lovely Desember Dari Calender of Event 100 Wonderfull

    • calendar_month Sabtu, 29 Des 2018
    • account_circle Gibran
    • visibility 155
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA. Menteri Parawisata RI, yang diwakili Staf Ahli Bidang Multicultural Kementerian Parawisata, Esty Riko Astuti, menghadiri puncak event Lovely December 2018 menuju Kemilau Toraja 2019, jumat (28/12) Kehadiran Esty, yang juga merupakan Ketua Tim Calender of Event ini, membawa angin segar bagi program event Toraja untuk memajukan Destinasi Pariwisata Toraja. Disebutkan jika […]

  • Sebagai Rumah Sakit Rujukan, BOR RSUD Lakipadada Sudah Capai 60 Persen

    Sebagai Rumah Sakit Rujukan, BOR RSUD Lakipadada Sudah Capai 60 Persen

    • calendar_month Selasa, 27 Jul 2021
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 1.498
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Hingga Selasa (27/7) ada 66 pasien Covid-19 yang sedang menjalani perawatan di RSUD Lakipadada. Sebagai rumah sakit rujukan, pasien tersebut berasal dari tiga daerah yakni 38 pasien berasal dari Tana Toraja, 25 pasien dari Toraja Utara dan 3 pasien dari Kabupaten Enrekang. Berdasarkan jumlah tersebut, Bed Occupancy Rate (BOR) di RSUD […]

  • Kinerja Andi Sudirman Tangani Stunting Berbuah Hasil, Pemprov Sulsel Dapat Dana Insentif Fiskal

    Kinerja Andi Sudirman Tangani Stunting Berbuah Hasil, Pemprov Sulsel Dapat Dana Insentif Fiskal

    • calendar_month Sabtu, 7 Okt 2023
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 428
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendapat Dana Insentif Fiskal sebesar Rp5,69 miliar untuk program percepatan penurunan angka stunting. Secara simbolis Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin menyerahkan dana fiskal itu saat Rapat Koordinasi Nasional Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2023, di Istana Wakil Presiden, Jumat, 6 Oktober 2023. Dana Insentif Fiskal itu diberikan ke Pemprov […]

expand_less