Kamis, 4 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Wisata » Budaya & Kultur » Masyarakat Sikuku Toraja Percaya, Tanpa Ma’nene, Rangkaian Kematian Belum Selesai

Masyarakat Sikuku Toraja Percaya, Tanpa Ma’nene, Rangkaian Kematian Belum Selesai

  • account_circle zonakatacom
  • calendar_month Sabtu, 22 Okt 2022
  • print Cetak

ZONAKATA.COM – TORAJA Ma’nene merupakan tradisi tua suku Toraja yang hanya digelar di beberapa wilayah tertentu saja. Warisan dari leluhur ini terus dilakukan hingga menjadi daya tarik tersendiri untuk para wisatawan.

Kabar mengenai mayat yang diangkat dan diganti pakaiannya, mengundang rasa penasaran wisatawan untuk melihat langsung prosesi tradisi Ma’nene.

Tentu saja, bagi yang takut melihat mayat secara langsung, diharapkan tidak menyaksikannya.

Salah satu lokasi yang masih menjalankan tradisi Ma’nene berlokasi di Lembang Sikuku, Kecamatan Tikala, Kabupaten Toraja Utara. Masyarakat dan pemangku adat Sikuku membuat kesepakatan waktu pemberlakuan tradisi Ma’nene yakni empat tahun sekali.

Beberapa waktu lalu (September 2022) dilaksanakan tradisi Ma’nene, maka ke depan akan dilaksanakan pada tahun 2026 lagi. Hal ini, tidak berlaku bagi wilayah lainnya, masing-masing wilayah adat di Toraja memiliki aturan waktu pelaksanaan.

Pemangku adat Sikuku, Yulius Nanda mengatakan bahwa kepercayaan dari leluhur mereka, tanpa tradisi Ma’nene maka rangkaian kematian belum tuntas.

Masyarakat Sikuku Toraja Percaya, Tanpa Ma'nene, Rangkaian Kematian Belum Selesai

Pemangku adat Lembang Sikuku, Yulius Nanda.

“Ini masih rangkaian penguburan atau kematian, jika kita tidak laksanakan Ma’nene maka dianggap belum tuntas. Kita masih memiliki utang yang harus dituntaskan,”jelasnya.

Jika dahulunya masyarakat masih memegang kepercayaan Aluk Todolo, banyak rangkaian ritual yang dilaksanakan, maka berbeda di jaman sekarang.

“Dulunya orangtua dan masyarakat kan masih Aluk Todolo, sekarang hampir semua yang melaksanakan tradisi Ma’nene ini sudah memiliki agama, maka Ma’nene disebut sebagai kegiatan membersihkan makam sebagai bentuk kasih sayang kepada leluhur atau keluarga yang telah meninggal,”ucap Yulius.

Yulius pun menjelaskan mengenai pamali atau hal yang tidak boleh dilakukan/dilanggar saat datang ke lokasi Ma’nene, seperti tidak boleh menggunakan baju hitam dan kuning dan tidak boleh menangis serta mengucapkan kata sembarangan.

Dalam rangkaian kegiatan Ma’nene, hari pertama dimulai dengan membuka pintu makam dan membersihkan sekitar area makam.

Di hari kedua, beberapa keluarga sudah mulai mengangkat mayat dari liang batu atau tempat penguburan yang disebut patane. Peti mayat ataupun bungkusan mayat kemudian dijemur dibawah terik matahari. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan lembab/basah.

Masyarakat Sikuku Toraja Percaya, Tanpa Ma'nene, Rangkaian Kematian Belum Selesai

Mengeluarkan mayat dari dalam Patane (kuburan tempat menyimpan mayat) pada ritual Ma’nene di Lembang Sikuku, Kecamatan Tikala, Kabupaten Toraja Utara.

Apabila pihak keluarga melihat peti/bungkusan sudah tidak layak, maka akan diganti dengan baru. Untuk membuka bungkusan/peti mayat, tergantung kesepakatan keluarga.

Beberapa mayat yang dilihat utuh, maka dapat dibersihkan dan diangkat/diberdirikan. Setelah itu dapat diganti pakaian ataupun hanya dijemur saja.

Begitu pun sebaliknya, apabila mayat tidak utuh lagi (tulang belulang sudah berpisah) maka hanya akan dijemur. Beberapa mengganti petinya, beberapa juga hanya dibiarkan saja.

Masyarakat Sikuku Toraja Percaya, Tanpa Ma'nene, Rangkaian Kematian Belum Selesai

Membersihkan mayat pada ritual Ma’nene di Lembang Sikuku, Kecamatan Tikala, Kabupaten Toraja Utara.

Mayat yang dibungkus pun, hanya akan dirapikan saja bungkusannya dengan cara mengganti bungkusan yang usang dengan bungkusan yang baru.

Tentu saja, dalam hal ini pemahaman mengenai adanya mayat berjalan hanyalah sebuah mitos.

Di puncak rangkaian Ma’nene (hari keenam), semua pintu makam akan ditutup. Bagi yang menyiapkan kerbau maka akan disembelih dan diakhiri dengan doa syukur atas selesai semua rangkaian tradisi Ma’nene.(*)

BEDUIMA/ZK

  • Penulis: zonakatacom

Berita Lain

  • Wabup Toraja Utara Ikuti Upacara Virtual Perayaan HUT Sulsel ke 352

    Wabup Toraja Utara Ikuti Upacara Virtual Perayaan HUT Sulsel ke 352

    • calendar_month Rabu, 20 Okt 2021
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 235
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Sulawesi Selatan ke 352 tahun diperingati Selasa (19/10) kemarin. Sejumlah pejabat daerah di Sulawesi Selatan (Sulsel) mengikuti upacara melalui virtual atau zoom meeting yang disiarkan langsung dari gedung DPRD Sulsel di Kota Makassar. Pemerintah Kabupaten/Kota hadir salah satunya Pemkab Toraja Utara diwakili Wakil Bupati Frederik Victor […]

  • Bupati Mamasa Tinjau Lokasi Labkes Bombonglambe, Minta Blokade Dibuka demi Kelanjutan Pembangunan

    Bupati Mamasa Tinjau Lokasi Labkes Bombonglambe, Minta Blokade Dibuka demi Kelanjutan Pembangunan

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 185
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAMASA   Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, turun langsung meninjau lokasi pembangunan Laboratorium Kesehatan (Labkes) di Desa Bombonglambe, Kecamatan Mamasa, Sabtu (13/12/2025). Kunjungan tersebut dilakukan menyusul terhentinya aktivitas proyek akibat pemblokadean akses masuk oleh warga yang mengklaim sebagai pemilik lahan. Kehadiran orang nomor satu di Mamasa itu bertujuan memastikan pembangunan fasilitas kesehatan strategis tersebut tetap […]

  • Pohon Tumbang Dibersihkan, Poros Rantepao-Palopo Kembali Terbuka

    Pohon Tumbang Dibersihkan, Poros Rantepao-Palopo Kembali Terbuka

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2021
    • account_circle Gibran
    • visibility 221
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Pohon tumbang di Jalan Poros Rantepao Palopo sudah dievakuasi atau dibersihkan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Toraja Utara, Kamis (25/11) malam. Pohon tumbang terjadi sekitar pukul 17.10 Wita, tepat di depan Wisma Kambuno, Kecamatan Tallunglipu, setelah hujan dengan intensitas tinggi diserta angin. Salah satu warga, Isai Parinding berada di lokasi […]

  • Hajar Korea Utara 3-0, Uzbekistan Lolos ke Final Piala Asia U-17

    Hajar Korea Utara 3-0, Uzbekistan Lolos ke Final Piala Asia U-17

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 197
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – JEDDAH  Timnas U-17 Uzbekistan sukses melangkah ke final Piala Asia U-17 2025 setelah menaklukkan Korea Utara dengan skor telak 3-0 dalam laga semifinal yang digelar di Stadion King Fahd Sports City, Taif, Jumat (18/4/2025). Kemenangan ini membuat Uzbekistan berhak menghadapi tuan rumah Arab Saudi di partai puncak yang akan berlangsung Minggu 20 April […]

  • Maju Pilkada Toraja Utara, Kalatiku dan Rinto Bersaing Perebutkan PDI Perjuangan

    Maju Pilkada Toraja Utara, Kalatiku dan Rinto Bersaing Perebutkan PDI Perjuangan

    • calendar_month Jumat, 6 Sep 2019
    • account_circle Gibran
    • visibility 216
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Persaingan antara Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan dengan Wakilnya, Yosia Rinto Kadang memulai babak baru pada Pilkada Serentak 2020 mendatang. Dengan mendaftarnya Yosia Rinto Kadang di PDI Perjuangan Toraja Utara sebagai calon Kepala Daerah menjadi isyarat bahwa keduanya akan bertarung pada pilkada 2020 mendatang. Rinto yang juga merupakan Ketua DPD Partai […]

  • Peringati Hari Bumi 2025, Bupati Enrekang Tanam Pohon di Buttu Macca

    Peringati Hari Bumi 2025, Bupati Enrekang Tanam Pohon di Buttu Macca

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 235
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – ENREKANG   Dalam rangka memperingati Hari Bumi , Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga melakukan penanaman pohon di kawasan wisata alam Buttu Macca, Sabtu, 26 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pelestarian lingkungan sekaligus dukungan terhadap program Revolusi Hijau yang dicanangkan oleh Gubernur Sulawesi Selatan. “Kita berharap penanaman pohon ini menjadi wujud […]

expand_less