Kamis, 4 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Dr. Hasrullah Apresiasi Tiga Gubernur Sulawesi Tolak Perpanjangan IUP PT. Vale

Dr. Hasrullah Apresiasi Tiga Gubernur Sulawesi Tolak Perpanjangan IUP PT. Vale

  • account_circle zonakatacom
  • calendar_month Senin, 12 Sep 2022
  • print Cetak

ZONAKATA.COM – MAKASSAR Akademisi dan pakar komunikasi politik Dr. Hasrullah mengapresiasi ketegasan tiga Gubernur Sulawesi yang menolak perpanjangan Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT. Vale Indonesia, Tbk yang sudah direklamasi perusahaan di Blok Sorowako, Luwu Timur.

Menurutnya, apa yang dilakukan tiga Gubernur di Sulawesi ini merupakan sebuah komitmen untuk memperjuangkan kesejahteraan masyarakat lokal di sekitar lokasi pertambangan serta masyarakat daerah yang selama ini hanya lebih menjadi ‘penonton’ dari pengerukan kekayaan sumberdaya alam di daerah.

“Selama ini proyek penambangan di PT Vale sama sekali tak berdampak apa-apa bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah pertambangan. Bahkan bisa dikatakan lebih banyak meninggalkan kerusakan alam yang kemudian ditanggung oleh masyarakat lokal”, tegasnya, Jumat (9/9/2022).

Dia juga menegaskan, kalau dirinya sejak tahun 1997 lalu telah meneriakkan hal semacam ini hingga ke pusat.

“Sejak tahun 1997, jadi masih di era Orde Baru, saya sudah memperjuangkan agar pengelolaan sumberdaya alam, khususnya pertambangan bisa dikelola oleh pemerintah daerah dan anak bangsa sendiri demi kesejahteraan masyarakat lokal. Ini zaman Orde Baru loh, di mana tidak ada satu pun intelektual saat itu yang berani mengatakan hal sekeras ini”, tandasnya.

Jadi, lanjut Hasrullah, ketegasan peran pemimpin daerah dalam penolakan perpanjangan IUP PT. Vale harus mendapat dukungan dari semua pihak.

“Saya mengapresiasi ketegasan dan keberanian Gubernur Sulsel, Andi Sudirman yang memasang badan untuk memperjuangan hak konstitusional anak bangsa sendiri untuk mengelola sumberdaya alam di daerah. Dan bukan hanya PT. Vale, semua kontrak karya penambangan yang dikuasai asing dan telah selesai harus dievaluasi ulang”, ujarnya.

Diketahui sebelumnya, Tiga Gubernur Sulawesi tegas menolak perpanjangan Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT. Vale Indonesia, Tbk yang sudah direklamasi perusahaan di Blok Sorowako, Luwu Timur.

Gubernur tersebut antara lain Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman, Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi dan Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Rusdy Mastura.

Hal ini ditegaskan ke tiga pimpinan daerah tersebut dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Sekjen dan Plh Dirjen Minerba Kementerian ESDM RI dan RDPU dengan Gubernur Sulawesi Selatan, Gubernur Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara di depan Panja Vale Komisi VII DPR RI di Ruang Rapat Komisi VII DPR RI, Jakarta, Kamis (8/9/2022).

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman dalam kesempatan tersebut berkomitmen dan bertekad untuk mengambil alih lahan bekas tambang PT. Vale Indonesia, Tbk yang sudah direklamasi perusahaan di Blok Sorowako, Luwu Timur. Serta meminta lahan Kontrak Karya tidak diperpanjang.

“Kita tegaskan komitmen untuk memperjuangkan tambang eks vale dikelola oleh BUMD Provinsi dan Kabupaten. serta Lahan Kontrak Karya tidak diperpanjang, Lahan Kontrak Karya wajib menjadi milik Pemprov. Posisi Pemprov jelas untuk memiliki konsesi tersebut berada di bawah kendali Pemprov bersama Pemkab Lutim,” ujarnya.

Menurutnya, konsesi Wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (WIUPK) bekas Vale sebaiknya dikelola oleh pemerintah daerah (pemda) atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) setempat.

“Kita ingin konsesi eks tambang vale di Sorowako bisa diserahkan ke BUMD. Pemprov Sulsel dan Pemkab Lutim sudah waktunya tidak hanya jadi penonton,” jelasnya.

Dari hasil evaluasi, keberadaan PT. Vale masih minim kontribusinya di Sulsel. Termasuk dalam lingkungan hidup, pendapatan daerah, dan lainnya.

“Lahan Eks Vale dan Kontrak Karya hanya kontribusi 1,98% Pendapatan Daerah. Ini sangat kecil sehingga terjadi perlambatan penanganan kemiskinan Luwu Raya dan Lutim di wilayah yang memiliki kekayaan sumber daya alam,” jelasnya.

“Sudah waktunya Pemprov Sulsel dan Pemkab Luwu Timur tidak hanya menjadi penonton di wilayah kita sendiri. Kita harus berdaulat diwilayah sendiri, bagaimana memperjuangkan hak-hak masyarakat,” tegasnya.

Sebagai informasi, rapat Panja Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dilakukan dalam lingkup tugas di bidang Energi, Riset dan Teknologi, dan Lingkungan Hidup, juga dihadiri oleh pihak Kementerian Energi, Sumber Daya, dan Mineral (ESDM). (*)

  • Penulis: zonakatacom

Berita Lain

  • Sebelum Dibakar, Sekretariat KNPI Toraja Utara Juga Dibobol OTK

    Sebelum Dibakar, Sekretariat KNPI Toraja Utara Juga Dibobol OTK

    • calendar_month Minggu, 13 Nov 2022
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 189
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA, Aksi pembakaran Sekretariat DPD II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Toraja Utara di kompleks Art Centre Rantepao tengah dalam penyelidikan kepolisian. Setelah kejadian Sabtu (13/11) malam, Resmob Polres Toraja Utara melakukan rangkaian olah TKP dan mengumpulkan bukti-bukti dari para saksi-saksi. Pengurus KNPI Toraja Utara membuat laporan dan meminta kepolisian mengusut […]

  • Pj Wali Kota Pimpin Monev Triwulan I Anggaran 2024

    Pj Wali Kota Pimpin Monev Triwulan I Anggaran 2024

    • calendar_month Jumat, 5 Apr 2024
    • account_circle Kifli
    • visibility 174
    • 0Komentar

    ZONAKATA, PAREPARE – Pemerintah Kota Parepare melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) melaksanakan Monitoring dan Evaluasi Kegiatan/Sub Kegiatan Pembangunan Triwulan I Tahun Anggaran 2024. Monitoring dan Evaluasi (Monev) dibuka resmi Penjabat (Pj) Wali Kota Parepare, Akbar Ali di Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare, Jumat (5/4/2024). Hadir dalam Monev, Sekda Parepare Muh Husni Syam, Staf […]

  • Seorang Kakek di Makale Selatan Ditemukan Tewas Gantung Diri

    Seorang Kakek di Makale Selatan Ditemukan Tewas Gantung Diri

    • calendar_month Senin, 16 Nov 2020
    • account_circle Gibran
    • visibility 263
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Seorang kakek asal Palangka, Lingkungan Santung, Kelurahan Tosapan, Kecamatan Makale Selatan ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri, Senin (16/11). Kematian kakek berinisial RL (70 tahun), pertama kali diketahui oleh anak mantu korban bernama RBK bersama anaknya RD sekitar pukul 06.00 Wita. Saat itu keduanya memang akan mencari korban yang semalaman […]

  • Polres Tana Toraja Terus Awasi Penyaluran Bansos

    Polres Tana Toraja Terus Awasi Penyaluran Bansos

    • calendar_month Kamis, 28 Feb 2019
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 133
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Besarnya anggaran yang kucurkan oleh Pemerintah Pusat untuk Dana Bansos mendapat pengawasan dari pihak kepolisian. Untuk itu Polri dan Kemensos telah melakukan Memorandum of Understand (MoU) yang dilanjutkan sampai tingkat Polres. Seperti halnya yang dilakukan Polres Tana Toraja yang telah mendatangani Nota Kesepahaman dengan Dinas Sosial Kabupaten Tana Toraja dan Toraja […]

  • Sinergi dengan Pemda, Yayasan Sinar Kasih Toraja Perbaiki Jalan Rusak di Lemo

    Sinergi dengan Pemda, Yayasan Sinar Kasih Toraja Perbaiki Jalan Rusak di Lemo

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 188
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Salah satu jalan penghubung antara Kelurahan Lemo dan Kelurahan Sarira di Kecamatan Makale Utara, Tana Toraja, akhirnya diperbaiki setelah mengalami kerusakan selama belasan tahun. Jalan yang sebelumnya retak dan berlubang kini telah dirabat beton sepanjang 100 meter. Perbaikan ini dilakukan melalui bantuan dari Yayasan Sinar Kasih Toraja, yang bersinergi dengan Pemerintah […]

  • Sasar Pelosok, Satlantas Polres Tana Toraja Amankan Pengguna Knalpot Bising

    Sasar Pelosok, Satlantas Polres Tana Toraja Amankan Pengguna Knalpot Bising

    • calendar_month Sabtu, 17 Jun 2023
    • account_circle Gibran
    • visibility 184
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait penggunaan knalpot bising (brong), Satuan Lantas Polres Tana Toraja menyisir wilayah Bonggakaradeng, tepatnya di Kelurahan Ratte Buttu, Jumat (16/6/2023). Satlantas bersama Bhabinkamtibmas melakukan razia guna meminimalisir pengendara yang mengunakan knalpot bising termasuk pengendara dibawah umur. “Razia dilakukan ditempat ini sesuai keluhan masyarakat, dengan cara menyampaikan dan melakukan […]

expand_less