Kamis, 4 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ditengah Pandemi Covid-19, Angka Kemiskinan di Sulsel Turun

Ditengah Pandemi Covid-19, Angka Kemiskinan di Sulsel Turun

  • account_circle zonakatacom
  • calendar_month Sabtu, 17 Jul 2021
  • print Cetak

ZONAKATA.COM – MAKASSAR Provinsi Sulawesi Selatan menempati peringkat kedua tercepat dalam menurunkan angka kemiskinan secara nasional pada periode Maret 2021. Berdasarkan Berita Resmi Statistik (BRS) Indikator Kemiskinan Maret 2021 yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, jumlah penduduk miskin di Sulsel pada Maret 2021 tercatat sebanyak 784,98 ribu jiwa atau 8,78 persen.

Dibandingkan September 2020 jumlah penduduk miskin sebanyak 800,24 ribu jiwa atau sebanyak 8,99 persen. Dengan demikian terjadi penurunan jumlah dan persentase penduduk miskin (P0) sebesar 15,26 ribu jiwa atau 0,21 persen. Indeks Kedalaman Kemiskinan di Sulsel mengalami penurunan dari 1,650 pada September 2020 menjadi 1,489 pada Maret 2021.

Sedangkan Indeks Keparahan Kemiskinan juga menurun dari 0,457 pada September 2021 menjadi 0,372 pada Maret 2021. Data tersebut diperoleh melalui Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang diselenggarakan oleh BPS setiap bulan Maret dan September.

Menanggapi hal tersebut, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menegaskan komitmennya untuk terus berupaya dalam menurunkan angka kemiskinan.

“Alhamdulillah, per bulan Maret 2021 angka kemiskinan kita turun 0,21% dari pada bulan September 2020. Namun tentu kita terus berupaya bagaimana terjadinya peningkatan kesejahteraan maupun pendapatan bagi masyarakat,” ujarnya, Jum’at (16/7).

Apalagi di tengah kondisi Pandemi Covid-19 ini, Andi Sudirman tak hanya berfokus pada upaya pencegahan namun juga pada pemulihan, agar aktivitas perekonomian tetap berjalan.

“Kita ingin ada balance antara mengendalikan penyebaran, di samping itu perekonomian harus tetap berjalan. Jadi dilakukan PPKM Mikro yang berskala kecil tingkat (Desa/Kelurahan/RT/RW), serta melakukan percepatan pelaksanaan vaksinasi,” bebernya.

Sementara itu, Kepala BPS Sulsel, Suntono mengatakan, secara Nasional, Sulawesi Selatan berhasil menurunkan angka kemiskinan bulan Maret sebesar 0,21% dan menempati peringkat ke-2 setelah Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan penurunan angka kemiskinan mencapai 0,22 persen.

Beragam hal yang mendasari penurunan angka kemiskinan di Sulsel. Salah satunya, terjadi pertumbuhan di sektor pertanian, yang berdampak pada peningkatan pendapatan di wilayah pedesaan.

“Pada triwulan 1 tahun 2021, sektor pertanian mengalami pertumbuhan 7,14%. Karena sumbangannya terhadap pembentukan Produk domestik regional bruto (PDRB) sekitar 22-24% maka pertumbuhan yang bagus di sektor pertanian ini akan berdampak pada peningkatan pendapatan penduduk di pedesaan. Dan lebih dari 34% penduduk di Sulsel bekerja di sektor pertanian, maka penduduk mendapatkan pendapatan yang baik sehingga mendorong belanja atau pengeluaran,” jelasnya.

Hal lainnya, kata Suntono, perkembangan harga-harga yang dicerminkan oleh inflasi bulan Maret 2020 – Maret 2021 itu angkanya relatif cukup rendah yaitu rata-rata 2,07%.

“Fakta penjelas lainnya , pada indikator ketenagakerjaan yang kita potret bulan Februari 2021 tingkat pengangguran terbuka di Sulawesi Selatan turun sebesar 0,51%, menjadi 5,79% apabila dibandingkan dengan bulan Agustus 2020 lalu,” tuturnya.

Berdasarkan laporan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara, kata Suntono bahwa realisasi penyaluran bantuan sosial sampai dengan bulan Maret 2021 itu realisasinya relatif sangat tinggi. Serta perkembangan kasus Covid-19 di bulan Maret 2021 pun dilaporkan lebih rendah dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

Juga terdapat beberapa fakta penjelas lainnya yang mempengaruhi penurunan kemiskinan di Sulsel di antaranya mobilitas dan aktivitas transportasi yang juga membaik pada bulan tersebut.

“Di bulan Maret tahun 2021 itu, kalau kita lihat kasus Covid-19 itu relatif lebih rendah apabila dibandingkan periode Desember, Januari, dan Februari. Oleh karena kasusnya rendah, maka aktivitas ekonomi itu bisa kembali bergairah karena orang lebih berani keluar rumah untuk beraktivitas secara ekonomi”. Jelasnya.

Rls/ZK

  • Penulis: zonakatacom

Berita Lain

  • PDIP Usung Kalatiku-Etha, Pilkada Toraja Utara Bakal Diikuti 3 Paslon

    PDIP Usung Kalatiku-Etha, Pilkada Toraja Utara Bakal Diikuti 3 Paslon

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2020
    • account_circle Gibran
    • visibility 357
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Pilkada Toraja Utara persaingan masih sangat ketat. Dari delapan parpol yang memiliki kursi di DPRD Toraja Utara sudah ada 6 parpol yang telah menentukan sikap. Yakni Partai Nasdem telah menyerahkan formulir model B1 KWK kepada pasangan Yosia Rinto Kadang dan Yonathan Pasodung. Begitu halnya dengan Partai Hanura juga telah resmi mengusung […]

  • Anregurutta Prof KH Ali Yafie Meninggal Dunia, Taufan Pawe Sampaikan Dukacita Mendalam

    Anregurutta Prof KH Ali Yafie Meninggal Dunia, Taufan Pawe Sampaikan Dukacita Mendalam

    • calendar_month Minggu, 26 Feb 2023
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 231
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – PAREPARE Kabar duka datang dari tokoh agama terkemuka di Sulawesi. Anregurutta Prof Dr KH Ali Yafie telah meninggal dunia. Wali Kota Parepare, Taufan Pawe turut berduka cita atas meninggalnya salah satu figur agamawan kharismatik tersebut. Ia pun mengajak semua masyarakat untuk mendoakan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Rais Aam PBNU itu agar […]

  • Dua Daerah Tujuan Wisata Sulsel Gagal Meraih Adipura 2022

    Dua Daerah Tujuan Wisata Sulsel Gagal Meraih Adipura 2022

    • calendar_month Jumat, 3 Mar 2023
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 398
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Sejumlah kabupaten di Sulawesi Selatan berhasil meraih penghargaan Adipura, namun kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara gagal mendapat penghargaan kebersihan pengelolaan lingkungan kota ini. Sayangnya sebagai daerah yang terkenal dengan destinasi wisatanya, dua kabupaten ini gagal meraih penghargaan adipura. “Ke depan kita akan memperbaiki kekurangan-kekurangan kita,” kata Wakil bupati kabupaten Toraja […]

  • Uji Kelayakan Bus Sekolah di Jalur Poros Mamasa-Toraja, Persiapan Sambut “Bulan Mamase” 2025

    Uji Kelayakan Bus Sekolah di Jalur Poros Mamasa-Toraja, Persiapan Sambut “Bulan Mamase” 2025

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 249
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAMASA   Pemerintah Kabupaten Mamasa melalui Dinas Perhubungan melakukan uji pola perjalanan menggunakan bus sekolah milik pemda, Minggu (6/4/2025). Kegiatan ini menyusuri jalur nasional poros Mamasa-Toraja sebagai bagian persiapan menyambut event akbar “Bulan Mamase” yang akan digelar April 2025. Plt. Kadishub Mamasa Alfredi Toding menyatakan uji coba membuktikan jalur tersebut layak dilalui kendaraan besar. […]

  • Berkali Lipat, Juara Pertama MTQ Sulsel Ke XXXII Dapat Hadiah Rp 30 Juta

    Berkali Lipat, Juara Pertama MTQ Sulsel Ke XXXII Dapat Hadiah Rp 30 Juta

    • calendar_month Sabtu, 2 Jul 2022
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 213
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – BONE Hadiah fantastis diterima oleh peraih juara pertama di setiap cabang lomba pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-32 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2022. Hal itu sesuai dengan ungkapan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman pada acara pembukaan, 24 Juni 2022. Acara ini telah resmi ditutup di Stadion Lapatau Watampone Kabupaten Bone, Kamis 30 […]

  • Pandji Pragiwaksono Jalani Sidang Adat Toraja, Dijatuhi Sanksi 1 Babi dan 5 Ayam

    Pandji Pragiwaksono Jalani Sidang Adat Toraja, Dijatuhi Sanksi 1 Babi dan 5 Ayam

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle David
    • visibility 717
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM — TANA TORAJA Komika Pandji Pragiwaksono menjalani prosesi peradilan adat yang digelar Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) bersama 32 perwakilan wilayah adat se-Toraja. Dalam putusan sidang adat tersebut, Pandji dijatuhi sanksi adat berupa satu ekor babi dan lima ekor ayam. Prosesi berlangsung di Tongkonan Layuk Kaero, Lembang Kaero, Kecamatan Sangalla, Tana Toraja, Selasa (10/2/2026), […]

expand_less