Kabar Baik, Untuk Pertama Kali Tidak Ada Lagi Pasien Covid-19 di Tana Toraja
- account_circle Gibran
- calendar_month Minggu, 13 Jun 2021
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Meski kasus Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah. Bahkan, pasca libur Lebaran 2021, penambahan kasus virus corona cenderung mengalami lonjakan. Peningkatan Covid-19 sebagian besar disumbangkan oleh daerah-daerah di Pulau Jawa dan sebagian dari Pulau Sumatera serta wilayah lainnya.
Namun berbeda di Kabupaten Tana Toraja, untuk pertama kali sejak Sabtu 12 Juni 2021 tidak ada lagi pasien Covid-19 yang menjalani perawatan. Hal tersebut dikemukakan Sekretaris Satgas Covid-19 Tana Toraja, dr.Rudhy Andilolo.

Dikatakan jika tidak ada lagi pasien Covid-19 baik yang dirawat dirumah sakit maupun yang menjalani isolasi mandiri. Bahkan RS Lakipadada sebagai rumah sakit rujukan sudah 21 hari tidak merawat pasien Covid-19 lagi.
“Ini kabar baik bagi kita semua, dimana hari pertama diseluruh wilayah Tana Toraja tidak ada lagi pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri. Bahkan sudah 21 hari rumah sakit di Tana Toraja tidak lagi merawat pasien Covid-19. Semoga Tuhan terus menjaga dan melindungi kita semua,’ kata dr.Rudhy Andilolo.
Meski begitu, dr.Rudhy tetap mengingatkan masyarakat untuk patuh dan disiplin menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Sebab, kunci utama memutus mata rantai persebaran virus Covid-19 adalah menerapkan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan).
“Tetap terapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, dan sering mencuci tangan,” imbaunya.
Selain, menerapkan protokol kesehatan 3M, menghindari 3C yang terdiri dari Closed Spaces, Crowdes Places dan Close Contact Settings juga penting dilakukan untuk cegah Covid-19.
Hindari 3C yang pertama untuk cegah penularan Covid-19 yakni Closed Spaces (Ruangan Tertutup). Kedua, penting untuk menghindari tempat ramai (Crowded Places) untuk mencegah penularan Covid-19.
Menghindari 3C untuk cegah Covid-19 yang ketiga yakni Close-Contact Settings (Berbicara dengan Jarak Berdekatan). Sebab berbicara dengan jarak berdekatan dapat menyebarkan virus melalui droplet.
Anjas/ZK
- Penulis: Gibran
