Lily Salurapa: Peran Penting DPD RI untuk Penguatan Diplomasi Parlemen antar Negara
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Jumat, 6 Nov 2020
- print Cetak

ZONAKATA.COM – JAKARTA Badan Kerjasama Parlemen Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia melaksanakan Kegiatan Konsinyering dengan Kementrian Luar Negeri Republik Indonesia. Jumat 6 November 2020.
Dalam menjalankan tugas kerjasama parlemen antar negara peran BKSP sangat sentral. BKSP memiliki tugas utama untuk menjalin kerjasama, mengembangkan serta meningkatkan hubungan persahabatan antara DPD dengan lembaga sejenis lembaga pemerintah dan non-pemerintah, baik dalam konteks bilateral maupun multilateral, sebagaimana diatur oleh pasal 131 tata Tertib DPD RI Nomor 2 Tahun 2019.
Peran-peran tersebut dimanifestasikan antara lain melalui kunjungan bilateral ke parlemen negara sahabat, menghadiri pertemuan organisasi dan asosiasi parlemen internasional, dan memfasilitasi komunikasi/dialog antara daerah dengan kedutaan besar negara sahabat melalui RDM (Regional Diplomatic Meeting).
BKSP DPD RI berpandangan bahwa diplomasi parlemen dan kerja sama luar negeri masih menghadapi beberapa hambatan maupun tantangan. Hambatan dan tantangan yang dimaksud antara lain penyusunan delegasi parlemen bersama dengan DPR RI dan tata/mekanisme penyusunan dokumen kerja sama Parlemen/Senat luar negeri.
Keterlibatan DPD RI pada organisasi dan asosiasi internasional tentu memerlukan kebijakan baru yang perlu disepakati DPR RI dan Pemerintah Pusat mengenai peran dan ruang lingkup pengembangan diplomasi parlemen Indonesia yang lebih luas namun terkoordinasi dengan baik.
Untuk mendukung hal tersebut BKSP DPD RI bersama dengan Kementrian Luar Negeri Republik Indonesia bersama-sama membahas peran pentingnya sebuah diplomasi atau kerjasama dengan negara-negara sahabat.
Dalam kesempatan itu, Lily Amelia Salurapa menyoroti terkait alur kerjasama antar negara. Khususnya dalam bidang Kebudayaan dan Sosial. Mekanisme kerjasama yang tidak banyak daerah ketahui ini, membuat minim daerah yang dapat mengexplore potensi di daerahnya, khususnya di luar negeri.
“Hanya karena adanya kekerabatan ataukah ada keluarga di negara tujuan, membuat kami terkadang membawa kebudayaan dari daerah asal. Padahal jika Kementrian Luar Negeri tanggap, maka moment itu dapat menjadi bagian dari promosi pariwisata,” ungkap Senator asal Sulsel ini kepada media,
Dikatakan perlu adanya satu pemahaman terkait peran pentingnya sebuah kerjasama antar parlemen, sehingga menjadi subyek untuk penguatan dasar-dasar grand-design diplomasi parlemen dan nasional Indonesia.
“Pintu gerbang agar Parlemen Indonesia dapat berbuat banyak di dunia Internasional adalah dengan cara membuka komunikasi dengan Kementrian Luar Negri Republik Indonesia” tambah Lily Salurapa.
Kegiatan Konsinyering ini di hadiri oleh Direktur Sosial Budaya dan Organisasi Internasional Negara Berkembang Luar Negeri, Penny D. Herasati, Direktur Hukum dan Perjanjian Politik dan Keamanan Purnomo A. Chandra dan anggota BKSP DPD RI yang hadir secara fisik dan virtual.**
- Penulis: zonakatacom
