5 Dari 11 Desa Sangat Tertinggal di Sulsel Berada di Toraja Utara
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Kamis, 14 Jul 2022
- print Cetak

Tugu Salib Toraja Utara (wikipedia)
ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Jumlah desa sangat tertinggal di Provinsi Sulawesi Selatan mengalami penurunan pada tahun 2022 ini. Kini tinggal 11 desa.
Angka tersebut menurun dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu dengan 38 desa.
Adapun 11 desa sangat tertinggal itu berada di tiga kabupaten yakni Pinrang, Tana Toraja, dan Toraja Utara.
Adapun desa sangat tertinggal di kabupaten Pinrang yaitu :
- Desa Basseanng,
- Desa Kariango,
- Desa Mesakada,
- Desa Letta di Kecamatan Lembang.
Selanjutnya desa sangat tertinggal di Tana Toraja yakni Lembang (Desa) Sandana di Kecamatan Bittuang dan Lembang Simbuang Batutallu.
Sedangkan Toraja Utara yang merupakan salah satu daerah tujuan wisata dan juga kabupaten termuda di Sulsel menyumbang 5 lembang (desa) sangat tertinggal yaitu:
- Lembang Baruppu Benteng Batu,
- Lembang Baruppu Parodo,
- Lembang Baruppu Utara,
- Lembang Talimbang, dan
- Lembang Sa’dan Ulusalu.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sulsel Muh Saleh mengatakan bahwa 11 desa sangat tertinggal itu berdasarkan Surat Keputusan dari Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.
Saleh mengungkapkan, penurunan 38 desa sangat tertinggal jadi 11 desa ditandai pembangunan infrastruktur dan peningkatan tingkat pendapatan masyarakat desa.
Capaian ini menunjukkan bahwa program pemberdayaan desa kini telah berjalan dengan baik
“Kita bisa menaikkan Indeks Desa Membangun (IDM) kita di Sulsel. Program yang untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat bisa jalan dengan baik,” katanya.
Penurunan ini menurutnya berkat adanya penerapan Perda Nomor 9 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan desa dan ditindaklanjuti dengan Pergub nomor 7 tahun 2022 tentang program kegiatan percepatan pembangunan desa.
Harapannya, dengan berkurangnya desa sangat tertinggal ini bisa berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat dan pertanian masyarakat desa.(*)
- Penulis: zonakatacom
