fbpx

Wali Kota Parepare Berhentikan Sekdanya, Taufan Pawe : Sudah Sesuai Prosedur

Populer

spot_img

ZONAKATA.COM – PAREPARE Wali Kota Parepare, Taufan Pawe memberhentikan Iwan Asaad dari jabatan sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Parepare.

Taufan Pawe mengatakan, pemberhentian Iwan merupakan sesuatu yang bersifat normatif, prosedural dan seusai dengan mekanisme yang telah ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan.

“Bukan sesuatu yang mengejutkan. Terlebih bahwa jabatan bukan hak tetapi penilaian. Yang jelas, saya sangat berhati-hati dalam proses ini,” katanya Rabu (2/8/2023).

Dia menjelaskan, pemberhentian Iwan Asaad sebagai Sekda juga berdasarkan adanya persetujuan dari KASN yaitu evaluasi jabatan Sekda yang akan memasuki masa lima tahun.

“Saya menyurat meminta persetujuan ke KASN dan bahkan saya sendiri yang menemui KASN. Dalam konsultasi tersebut saya menjelaskan kondisi tata kelola pemerintahan di Kota Parepare. Sekda saya ini sudah hampir 5 tahun, 4 tahun 9 bulan. Saya mau lakukan evaluasi jabatan dan itu sudah sesuai aturannya dalam Undang-undang Nomor 5 tahun 2014,” jelasnya.

Pasca konsultasi itu kata dia, dikeluarkan persetujuan per tanggal 26 Juli 2023 yang sifatnya segera terkait Rencana Evaluasi Dalam Rangka Lima Tahun Jabatan Sekda.

“Yang jelas, semua sudah prosedural, sesuai mekanisme dan sesuai kebutuhan organisasi,” ucapnya

“Hanya saja Iwan Asaad menolak untuk dievaluasi dan diperiksa kinerjanya, bahkan yang bersangkutan membuat surat pernyataan untuk tidak dievaluasi dan tidak ingin dilanjutkan sebagai Sekda,” lanjut Taufan.

Taufan juga menerangkan, dalam evaluasi tersebut pada dasarnya hasil yang ingin dicapai yaitu apakah jabatannya diperpanjang atau dilanjutkan.

Pada akhirnya, kata Taufan lagi, direkomendasikan untuk tidak diperpanjang dan disegerakan diberhentikan dalam jabatan dengan alasan yaitu hadir namun menyatakan tidak bersedia dan menolak dievaluasi serta tidak bersedia lagi menjadi Sekda Parepare.

“Jadi semua sifatnya normatif, prosedural dan taat azas. Saya sangat sayangkan karena yang bersangkutan tidak bersedia dievaluasi, maka tentunya melanggar norma yang ada. Sehingga, itulah yang terbaik bagi organisasi pemerintahan,” ujarnya.

Taufan menambahkan pihaknya juga telah memerintahkan BKPSDMD untuk membuka Seleksi Terbuka, dan an menyurat ke Gubernur Sulawesi Selatan untuk persetujuan Penjabat Sekda.

“Yang terpenting juga untuk dipahami bersama bahwa setelah ini, sama sekali tidak mengganggu fungsi pelayanan karena sudah by system, dan saya garansi berjalan dengan normal,” tandasnya.

Kifli/ZK

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bappelitbangda Sulsel Monitoring Evaluasi dan Coaching Clinic Program Kolaborasi ‘Si Lebah Unggulan’ di Parepare

ZONAKATA.COM - PAREPARE Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Provinsi Sulawesi Selatan melakukan monitoring evaluasi yang dirangkaikan...

Berita Lain