Produktivitas Jagung di Lembang Bau Meningkat, Petani Diuntungkan Harga Pasar
- account_circle Gibran
- calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Produktivitas petani jagung di Lembang Bau, Kecamatan Bonggakaradeng, terus menunjukkan peningkatan.
Setelah berhasil memanen 100 ton jagung pada Maret 2025, bulan ini petani kembali mencatat pencapaian signifikan dengan hasil panen mencapai 200 ton.
Kepala Lembang Bau, Karman Loda, pada Jumat (12/9/2025), mengungkapkan bahwa peningkatan hasil panen ini didorong oleh antusiasme masyarakat yang kembali tinggi dalam menanam jagung, seiring dengan naiknya harga jual di pasar.
“Sebelumnya harga jagung hanya berkisar antara Rp2.000 hingga Rp2.500 per kilogram, sehingga masyarakat enggan menanam secara massal. Tapi sekarang harga jagung sudah mencapai Rp5.800 hingga Rp6.400 per kilogram, tergantung tingkat kekeringan. Ini sangat menguntungkan petani,” jelas Karman.

Nampak sejumlah truk pengangkut hasil panen jagung dari Lembang Bau, kecamatan Bonggakaradeng
Dengan harga yang menjanjikan, masyarakat Lembang Bau mulai membuka lahan baru untuk menanam jagung. Namun, para petani saat ini masih menghadapi kendala dalam ketersediaan benih unggul.
“Saat ini waktunya menanam jagung, tetapi petani terkendala benih. Kami sudah mengusulkan ke Dinas Pertanian, namun belum juga turun. Jadi sementara, petani menggunakan benih dari hasil panen sebelumnya,” tambahnya.
Selain itu petani juga kekurangan alat pemipil jagung (corn shelleer) yaitu alat mesin pertanian yang berfungsi untuk memisahkan biji jagung dari tongkolnya dengan cepat dan efisien.
Hasil panen jagung dari Lembang Bau saat ini dipasok ke Bulog Palopo melalui mitra kerja Bulog. Langkah ini menjadi bagian penting dalam mendukung program nasional Swasembada Pangan.
- Penulis: Gibran
