Merasa Diabaikan, Warga Blokir Poros Panga’ – Ba’tan
- account_circle Gibran
- calendar_month Senin, 21 Jan 2019
- print Cetak

Jalan Poros Panga' - Ba'tan diblokir warga akibat aduan dari warga yang tidak direspon
ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Sejumlah warga memblokir jalan poros Panga – Ba’tan menggunakan ban dan pohon pisang. Pemblokiran ini dilakukan sejak pagi tadi, senin (21/01).
Jalan poros Panga – Ba’tan yang diblokir merupakan jalan penghubung antara Kecamatan Tondon dengan kecamatan Kesu’, Toraja Utara.
Akibat pemblokiran tersebut, warga tidak memperkenankan pengemudi roda empat melintas di lokasi itu sehingga sejumlah pengemudi terpaksa memutar balik kendaraannya.
Herna La’lang, salah satu warga yang turut melakukan pemblokiran mengatakan jika pemblokiran dilakukan karena Pemerintah Daerah kurang merespon aduan dari warga.
Pasalnya jalan poros tersebut amblas usai dikerja tahun lalu namun tidak ada respon dari pemerintah.
“Pemblokiran jalan ini dilakukan sebagai bentuk protes warga atas sikap Pemerintah Kabupaten Toraja Utara yang tidak menanggapi keluhan warga terkait kerusakan jalan di poros tersebut,” ungkap Herna La’lang.
Kondisi itu sudah dilaporkan kepada Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan dan Kepala Dinas PUPR Toraja Utara, namun aduan itu terkesan diabaikan.

Dijelskan jika di sekitar lokasi pemblokiran ada badan jalan yang amblas dengan panjang sekitar 100 meter. Amblasnya badan jalan ini juga berdampak pada makam milik warga yang ada di bawah jalan. Patane yang berisi banyak mayat itu pun terancam rusak dan ambruk.
“Kami akan terus memblokir jalan ini sampai ada pejabat pemerintah yang datang memberikan solusi atas jalan amblas yang mengancam keberadaaan patane milik keluarga kami,” ancam Herna.
Ajhie Pamungkas
- Penulis: Gibran
