KONI Sulsel Akan Gelar Musorprov, Yasir Machmud Tak Akan Maju Lagi
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
- print Cetak

ZONAKATA.COM – MAKASSAR Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Selatan akan menggelar Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) pada pertengahan November 2025. Keputusan ini diambil dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Sulsel.
Selain menjadwalkan Musorprov, rapat tersebut juga membahas agenda penting lain, seperti penetapan Mixed Martial Arts (MMA) dan Lari Trail sebagai cabang olahraga baru, serta evaluasi tim kerja untuk Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025.
Susunan panitia Musorprov sendiri telah ditetapkan sebelumnya, dengan Ir. H. Abd. Chalik Suang sebagai Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP), Prof. Wasir Thalib sebagai Ketua Organizing Committee (OC), dan Herman Hading sebagai Ketua Steering Committee (SC).
“Alhamdulillah, tim penjaringan telah melakukan rapat koordinasi yang dihadiri seluruh anggota. Hasilnya, jadwal penjaringan dan penyaringan resmi dimulai hari ini,” ujar Ketua Panitia Penjaringan, Ir. H. Abd. Chalik Suang, Kamis (23/10/2025).
Ketua Umum KONI Sulsel, Yasir Machmud, mengungkapkan bahwa pelaksanaan Musorprov sengaja dimajukan tiga bulan dari jadwal semula.
Langkah ini merupakan keputusan strategis agar kepengurusan baru dapat menyesuaikan penggunaan anggaran tahun berjalan, sehingga transisi kepemimpinan berjalan mulus di awal tahun anggaran 2026.
Dalam kesempatan yang sama, Yasir menegaskan bahwa dirinya tidak akan mencalonkan diri kembali sebagai Ketua Umum KONI Sulsel.
Ia ingin fokus pada tugasnya sebagai Wakil Ketua DPRD Sulsel sekaligus memberi ruang bagi regenerasi kepemimpinan olahraga di daerah.
“Dengan begitu, saya akan lebih leluasa bersuara demi kepentingan olahraga Sulsel. Sebab, jika masih menjabat sebagai Ketua KONI, akan sulit bagi saya menyuarakan kebutuhan anggaran organisasi dari posisi sebagai anggota DPRD,” jelas Yasir.
Sikapnya ini mendapat apresiasi dari sejumlah pengurus KONI Sulsel, yang menilai regenerasi merupakan hal penting untuk menjaga dinamika organisasi. Mereka berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan program-program yang telah disusun dengan baik.
Salah satu pengurus, Sahman Ahmad, menyoroti peran besar Yasir dalam menjaga keberlangsungan organisasi di tengah keterbatasan dana.
“Sulit mencari Ketua KONI yang rela mengeluarkan dana pribadi untuk operasional. Meski tanpa dana hibah hingga Oktober 2025, semua kegiatan KONI tetap berjalan normal,” ujar Sahman.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Sekretariat KONI Sulsel, Nasir. Ia menceritakan bahwa kantor KONI sempat vakum bertahun-tahun karena sarana yang tidak berfungsi, namun kini seluruh ruangan di lantai 1 dan 2 telah aktif kembali.
“Sekarang para atlet menjadikan kantor KONI sebagai rumah bersama untuk berlatih dan berkegiatan. Semua ruangan sudah berfungsi untuk kepentingan olahraga,” kata Nasir.
Musorprov 2025 diharapkan menjadi momentum penting bagi KONI Sulsel untuk menyambut era kepemimpinan baru dan terus meningkatkan prestasi olahraga di Sulawesi Selatan.*
- Penulis: zonakatacom
