Cetak Sejarah Baru, 500 ASN Sulawesi Selatan Ditetapkan sebagai Komponen Cadangan
- account_circle Kifli
- calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
- print Cetak

ZONAKATA.COM, MAKASSAR — Provinsi Sulawesi Selatan mengukir sejarah baru di bidang pertahanan nasional dengan menjadi provinsi pertama di Indonesia yang mengintegrasikan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke dalam Korps Komponen Cadangan (Komcad) Tentara Nasional Indonesia.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi penguatan sistem pertahanan semesta sekaligus mereformasi kedisiplinan birokrasi di tingkat tapak.
Upacara penetapan personel Komcad dari unsur birokrat tersebut digelar secara khidmat di Lapangan Karebosi, Kota Makassar, Rabu (13/5/2026).
Prosesi ini dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia Donny Ermawan, Wakil Bupati Pinrang Sudirman Bungi, serta jajaran pemangku kepentingan regional.
Dalam amanatnya, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan menegaskan bahwa pembentukan Komcad didasarkan pada amanat undang-undang untuk menyusun kekuatan pertahanan negara yang integratif.
Personel Komcad dipersiapkan untuk memperkuat komponen utama (TNI) sewaktu-waktu negara menghadapi ancaman militer maupun hibrida.
“Komcad merupakan bagian penting dari sistem pertahanan negara yang berjalan bersama komponen utama dan komponen pendukung dalam menjaga kedaulatan bangsa dan negara,” ujar Donny.
Pelopor Nasional
Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan menjelaskan bahwa pada angkatan pelopor ini, terdapat 500 personel ASN yang resmi ditetapkan setelah menempuh pendidikan dan latihan dasar militer yang ketat.
Komposisi pasukan cadangan ini terdiri atas 300 personel ASN dari lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, serta 200 personel ASN yang didelegasikan dari pemerintah kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan.
Kehadiran ASN berkualifikasi militer cadangan ini diproyeksikan membawa pola kerja baru yang lebih presisi dan responsif di tubuh birokrasi daerah.
Nilai loyalitas dan ketangguhan mental selama latihan akan diadopsi ke dalam sistem pelayanan publik sehari-hari.
Ditemui di sela-sela upacara, Wakil Bupati Pinrang Sudirman Bungi menyatakan dukungan penuhnya terhadap program strategis Kementerian Pertahanan ini.
Menurut dia, keikutsertaan aparatur daerah dalam bela negara merupakan instrumen efektif untuk mereduksi problem moralitas dan indisipliner pegawai.
“Program ini sangat baik dalam membangun semangat kebangsaan dan rasa cinta tanah air. Nilai-nilai kedisiplinan dan loyalitas yang dibangun melalui Komcad tentu akan berdampak positif terhadap kualitas pelayanan ASN kepada masyarakat,” kata Sudirman Bungi.
Pemkab Pinrang berharap program bela negara bagi korps pegawai ini dapat diadopsi secara berkelanjutan.
Ekspansi program ke depan diharapkan mampu melahirkan ekosistem pemerintahan daerah yang tidak hanya cakap secara administratif, tetapi juga memiliki nasionalisme tinggi demi menjaga stabilitas dan ketertiban sosial di masyarakat.(*)
- Penulis: Kifli
