Legislator Demokrat Yuniana Mulyana Kawal Program Pertanian di Tana Toraja, Serap Aspirasi Penyuluh dan Petani
- account_circle zonakatacom
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan fraksi Partai Demokrat, Yuniana Mulyana melaksanakan kegiatan Pengawasan APBD Tahun 2026 di Kabupaten Tana Toraja pada 26–28 Juni 2026. Kegiatan tersebut difokuskan pada evaluasi berbagai program bantuan sektor pertanian yang telah disalurkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kepada masyarakat.
Pengawasan diawali dengan kunjungan ke Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Tana Toraja. Dalam kesempatan itu, Yuniana berdialog bersama penyuluh pertanian, Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), kelompok tani, serta seluruh unsur di lingkup Dinas Pertanian, mulai dari bidang tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, ketahanan pangan hingga perikanan.
Dalam dialog tersebut, Yuniana mengevaluasi pelaksanaan berbagai program bantuan pertanian, mulai dari kualitas benih yang disalurkan, ketepatan sasaran penerima, hingga mekanisme distribusi dari penyedia kepada kelompok tani. Para penyuluh dan petani berharap agar penyaluran bantuan ke depan dapat disesuaikan dengan musim tanam sehingga benih dapat langsung dimanfaatkan secara optimal. Selain itu, distribusi bantuan juga diharapkan mampu menjangkau wilayah-wilayah terpencil yang selama ini masih mengalami keterlambatan.
Masih di lokasi yang sama, Yuniana Mulyana juga memberikan cenderamata kepada tiga penyuluh pertanian yang memasuki masa purna bakti sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka mendampingi petani selama bertahun-tahun.
Dalam kunjungan tersebut, Yuniana turut mereview progres tindak lanjut hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD Kabupaten Tana Toraja terkait penanganan penyakit yang menyerang ternak babi. Ia menyampaikan bahwa sampel penyakit telah diuji di Balai Besar Veteriner Maros dan hasil pemeriksaan akan diumumkan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Tana Toraja. Menurutnya, proses tersebut merupakan hasil koordinasi yang baik antara Pemerintah Kabupaten Tana Toraja dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Selanjutnya, Yuniana melanjutkan kegiatan pengawasan di Kelurahan Tampo, Kecamatan Makale, dengan mengunjungi kelompok tani penerima bantuan benih padi APBD Tahun 2025 sekaligus menggelar temu konstituen bersama masyarakat.
Dalam kegiatan di Tampo Makale, Yuniana didampingi Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Petugas POPT, kelompok tani penerima bantuan, serta Anggota DPRD Kabupaten Tana Toraja Fraksi Partai Demokrat, Jumedi Pawarrang.
Dari hasil pengawasan diketahui bahwa bantuan benih padi telah diterima oleh kelompok tani sesuai peruntukannya. Namun, sebagian petani belum dapat melakukan penanaman secara serentak karena sebagian besar hamparan sawah di wilayah tersebut merupakan sawah tadah hujan yang masih bergantung pada curah hujan. Meski demikian, beberapa petani yang telah lebih dulu menanam mengaku hasil panennya cukup baik.
Dalam dialog bersama masyarakat, petani berharap adanya bantuan pompa air agar lahan pertanian tetap dapat diolah pada musim kemarau. Mereka juga meminta agar program bantuan benih dan program pertanian lainnya terus dilanjutkan karena dinilai sangat membantu meningkatkan produktivitas pertanian.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan, Yuniana Mulyana turut menyerahkan bantuan benih sayuran kepada masyarakat. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus menjadi sumber tambahan pendapatan masyarakat.
Sementara itu, Jumedi Pawarrang menegaskan komitmen Partai Demokrat untuk terus mengawal aspirasi masyarakat, mulai dari tingkat kabupaten hingga provinsi, sehingga kebutuhan petani dapat diperjuangkan secara berkelanjutan.
Yuniana Mulyana menegaskan bahwa kegiatan pengawasan APBD bukan hanya memastikan bantuan telah tersalurkan, tetapi juga mengevaluasi manfaat program dan menyerap aspirasi masyarakat sebagai bahan dalam penyusunan kebijakan dan anggaran ke depan.
“Kami ingin memastikan setiap bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat dan memberikan manfaat nyata. Berbagai masukan dari penyuluh maupun petani akan menjadi perhatian kami untuk diperjuangkan pada pembahasan anggaran berikutnya,” ujar Yuniana.
- Penulis: zonakatacom

