Gubernur Sulsel Ground Breaking Jalan Paket 5 MYP Rp383 Miliar di Poros Tanabatue-Palattae Bone
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
- print Cetak

ZONAKATA.COM, BONE — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, secara resmi melakukan ground breaking pembangunan Jalan Paket 5 melalui skema Multiyears Project (MYP) dengan total anggaran sekitar Rp383 miliar. Proyek strategis ini mencakup wilayah Kabupaten Bone, Pangkep, Soppeng, dan Barru.
Ground breaking dilaksanakan di Jalan Poros Tanabatue–Palattae, Kabupaten Bone, Kamis (15/1/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, Bupati Soppeng Suwardi Haseng, Wakil Bupati Pangkep Abdul Rahman Assagaf, Sekretaris Daerah Barru Abu Bakar, unsur Forkopimda, serta sejumlah undangan lainnya.
Gubernur Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, pembangunan Jalan Paket 5 MYP merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam meningkatkan kemantapan infrastruktur jalan antarwilayah.
“Bismillah, hari ini kita melakukan ground breaking pembangunan Jalan Paket 5 Multiyears Project senilai Rp383 miliar untuk wilayah Bone, Pangkep, Soppeng, dan Barru dengan total panjang penanganan lebih dari 200 kilometer. Ruas Tanabatue–Palattae menjadi titik strategis karena merupakan akses utama Makassar–Sinjai,” ujar Andi Sudirman.
Ia menjelaskan, penanganan ruas Tanabatue–Palattae sangat penting karena menjadi jalur utama mobilitas masyarakat, khususnya dari Kabupaten Sinjai menuju Kota Makassar. Peningkatan kualitas jalan diharapkan mampu memperlancar konektivitas antarwilayah sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
“Penanganan ini merupakan wujud komitmen kami untuk meningkatkan kemantapan infrastruktur jalan di berbagai wilayah. Semoga pembangunan ini memberikan manfaat besar bagi mobilitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya.
Lebih lanjut, Andi Sudirman berharap proyek ini dapat memperlancar distribusi barang dan jasa, termasuk hasil pertanian dan perkebunan dari wilayah Bone dan Sinjai menuju pusat-pusat pemasaran.
“Mudah-mudahan setelah pengerjaan ini selesai, distribusi hasil produksi masyarakat semakin lancar dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan. Ini menjadi solusi bertahap menuju Sulawesi Selatan yang maju dan berkarakter,” tutupnya. (*)
- Penulis: zonakatacom
