Kunker ke Jeneponto, Wagub Fatmawati Tekankan Pendampingan untuk Tekan Stunting dan Kemiskinan
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
- print Cetak

ZONAKATA.COM – JENEPONTO Angka stunting tertinggi dan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Jeneponto menjadi perhatian Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, saat kunjungan kerja ke Kelurahan Empoang, Sabtu (23/8/2025).
Turut mendampingi Bupati Jeneponto Paris Yasir, Ketua TP PKK Hj. Salmawati Paris, Wakil Bupati Islam Iskandar, serta Wakil Ketua PKK Hj. Yuristita Adhyaksa Islam.
Fatmawati, yang juga Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) dan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Sulsel, menegaskan perlunya intervensi nyata agar Jeneponto segera keluar dari zona merah.
โJeneponto masih mencatat angka stunting tertinggi di Sulsel, dan angka kemiskinannya juga tinggi. Karena itu saya datang bukan hanya membawa bantuan, tapi juga ingin mendengar langsung apa yang dibutuhkan masyarakat. Bantuan penting, tapi pendampingan jauh lebih penting supaya warga bisa mandiri,โ tegasnya.
Menurutnya, program pemerintah sudah berjalan, namun hasilnya belum maksimal karena masih lemahnya verifikasi data. Fatmawati menargetkan tidak ada lagi anak yang stunting maupun putus sekolah, serta memastikan setiap keluarga memiliki akses pendidikan dan peluang ekonomi.
โSaya ingin mendengar kabar, anak-anak di Jeneponto sudah tidak stunting lagi dan tetap sekolah. Kita dampingi bersama agar mereka punya masa depan yang lebih baik,โ ujarnya penuh semangat.
Ia menambahkan, bantuan sosial harus diarahkan pada peningkatan keterampilan warga, agar tercipta kemandirian.
โKita perlu tahu potensi apa yang bisa dikembangkan di Jeneponto. Jangan hanya bantuan uang, tapi ada arah yang jelas supaya masyarakat bisa lepas dari jerat kemiskinan,โ katanya.
Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, mengapresiasi perhatian Pemprov Sulsel. โHari ini bukan hanya penyerahan bantuan, tapi juga bukti nyata kepedulian pemerintah provinsi. Kami berterima kasih kepada Ibu Wagub atas dukungan dan perhatiannya,โ ujarnya.
Islam menyebut, Jeneponto masih berada di peringkat pertama angka stunting dan kedua angka kemiskinan di Sulsel. โIni tantangan besar bagi kami, dan kami siap berkolaborasi dengan Pemprov Sulsel untuk menurunkan angka tersebut,โ tambahnya.
Dalam kegiatan itu, sejumlah warga juga menyampaikan aspirasi. Endong (56), seorang ibu rumah tangga, berharap ada pendampingan agar keluarganya bisa mandiri.
โKalau hanya sekali dapat bantuan, cepat habis. Kami butuh pendampingan supaya bisa punya usaha kecil dan tidak terus bergantung,โ ucapnya.
Hal senada disampaikan Sampara (70), peternak kambing. Ia berharap ada bimbingan agar usahanya lebih berkembang.
โSaya bersyukur dapat bantuan, tapi kalau bisa ada pendampingan. Misalnya bagaimana beternak kambing lebih baik, jadi hasilnya bisa lebih maksimal,โ katanya.
Aspirasi warga tersebut ditanggapi dengan hangat oleh Wagub Fatmawati. Ia menegaskan pemerintah provinsi dan kabupaten akan terus bersinergi agar program pengentasan stunting dan kemiskinan di Jeneponto benar-benar terasa manfaatnya bagi masyarakat.
- Penulis: zonakatacom
