Dengan Haru, Bupati Mamasa Umumkan Kelanjutan Proyek Jalan Tabone–Nosu–Pana
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
- print Cetak

Bupati Mamasa, Welem Sambolangi (foto Istimewa)
ZONAKATA.COM – MAMASA Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, tak kuasa menahan haru saat mengumumkan bahwa proyek strategis Jalan Provinsi Tabone–Nosu–Pana akan segera dilanjutkan.
Kabar menggembirakan ini disampaikannya di hadapan warga Nosu saat peluncuran Kelembagaan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kelurahan Nosu, Senin (21/7/2025) sore.
“Informasi ini baru saya terima langsung dari Kepala Dinas PUPR Sulbar via WhatsApp,” ujar Welem dengan suara bergetar, menandakan betapa emosional dan pentingnya proyek ini bagi masyarakat Mamasa.
Proyek jalan ini telah lama dinantikan warga. Sejak 2016, penanganannya dilakukan bertahap melalui dana APBD Provinsi Sulawesi Barat.
Selama hampir satu dekade, delapan tahap peningkatan jalan sudah dikerjakan, mulai dari galian badan jalan, timbunan pilihan, hingga rigid beton. Namun, banyak segmen masih belum tuntas.

Tahun ini, pembangunan difokuskan pada ruas Tabone–Nosu dan Nosu–Pana, dengan total anggaran Rp 17,7 miliar.
Paket pekerjaan mencakup pelebaran badan jalan sepanjang 12 km, timbunan pilihan setebal 20 cm dengan lebar 7 meter, serta pengerjaan rigid beton mutu K-350 sepanjang 2,1 km.
Welem mengajak masyarakat Nosu untuk mendukung penuh proyek ini, terutama saat proses pelebaran berlangsung. Ia menegaskan pentingnya kerja sama warga agar proyek berjalan lancar dan berkualitas.
“Mohon jangan ada penghalangan. Justru masyarakat harus ikut awasi agar pelaksanaannya tepat mutu dan tepat waktu,” tegasnya.
Jalan Tabone–Nosu–Pana memiliki arti strategis karena menghubungkan wilayah terisolasi Nosu ke pusat ekonomi kabupaten.
Selain mempercepat distribusi logistik dan akses layanan dasar, proyek ini juga memperkuat pemasaran komoditas unggulan seperti hortikultura, kopi, dan hasil hutan bukan kayu dari Nosu dan Pana.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memasukkan proyek ini sebagai prioritas pembangunan infrastruktur dalam Misi IV Panca Daya, yaitu membangun infrastruktur dan menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, sebelumnya menegaskan bahwa pembangunan pedalaman adalah fokus utama dalam RPJMD Sulbar.
Bupati Welem menyebut proyek ini sebagai simbol nyata komitmen Pemprov Sulbar terhadap pemerataan pembangunan dan inklusi wilayah terpencil. Ia berharap selesainya jalan ini akan membuka peluang ekonomi baru di kawasan Mamasa.*
- Penulis: zonakatacom
