Anjal-Manusia Silver Disebut Menjamur, Pemkot Makassar Justru Berhasil Jangkau 100 PPKS
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
- print Cetak

ZONAKATA.COM – MAKASSAR Komitmen Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham (Appi-Aliyah) untuk mewujudkan “Makassar Bebas Anak Jalanan” terus menunjukkan hasil yang signifikan.
Melalui kerja keras Dinas Sosial, pembinaan terhadap anak jalanan, manusia silver, serta gelandangan dan pengemis (gepeng) terus digencarkan sebagai bentuk perhatian terhadap masa depan kelompok rentan ini.
Hingga pertengahan 2025, Dinas Sosial Kota Makassar berhasil menjangkau sedikitnya 100 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang tersebar di berbagai titik jalanan kota.
Dari jumlah tersebut, 50 merupakan anak jalanan, 40 adalah gepeng, 7 orang terindikasi sebagai pemakai NAPZA (terutama lem aibon), 3 anak terlantar, serta 31 manusia silver dan 6 badut yang juga dikategorikan sebagai PPKS.
Setelah dijangkau, para PPKS ini tidak dibiarkan begitu saja. Mereka langsung diarahkan ke UPT Rumah Penampungan dan Trauma Centre (RPTC) Dinas Sosial Kota Makassar untuk menjalani proses asesmen menyeluruh.
Asesmen ini bertujuan untuk memahami latar belakang dan faktor-faktor yang membuat mereka turun ke jalan, sehingga pendekatan yang diberikan dapat lebih tepat sasaran.
Kepala UPT RPTC, Masri, menjelaskan bahwa para klien kemudian mengikuti proses pembinaan secara komprehensif.
Mereka diberikan pendampingan mental spiritual untuk memperkuat keimanan dan harapan hidup, serta pembinaan sosial agar bisa kembali beradaptasi dengan lingkungan masyarakat.
Selain itu, aspek kesehatan jasmani dan kesejahteraan psikologis mereka juga menjadi perhatian utama.
Masalah yang paling sering ditemukan di lapangan, menurut Masri, adalah ketiadaan dokumen kependudukan. Banyak dari mereka tidak memiliki KTP, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, bahkan asuransi kesehatan.
Situasi ini menjadi penghalang utama bagi anak-anak tersebut untuk mengakses pendidikan dan layanan dasar lainnya.
Dinas Sosial, kata Masri, mengambil langkah konkret dengan membantu pengurusan dokumen-dokumen penting tersebut.
Dengan memastikan mereka memiliki identitas kependudukan, anak-anak ini dapat kembali bersekolah dan mendapatkan layanan sosial yang layak, sehingga peluang untuk kembali ke jalan bisa ditekan semaksimal mungkin.
Upaya ini mencerminkan komitmen nyata Pemkot Makassar dalam menciptakan kota yang lebih manusiawi dan berpihak pada kesejahteraan sosial, terutama bagi mereka yang selama ini terpinggirkan dan kurang mendapatkan perhatian.*
- Penulis: zonakatacom
