Minggu, 19 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dewan Tana Toraja Ungkap Praktik Mafia Daging di Balik Tradisi Rambu Solo’

Dewan Tana Toraja Ungkap Praktik Mafia Daging di Balik Tradisi Rambu Solo’

  • account_circle zonakatacom
  • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
  • print Cetak

ZONAKATA.COM – TANA TORAJA    Kasus penikaman yang menewaskan seorang pria paruh baya di Mariali, Kelurahan Bungin, Kecamatan Makale Utara, Tana Toraja, pada Jumat (21/2/2025) lalu, masih menyisakan duka dan pertanyaan.

Peristiwa berdarah ini diduga dipicu oleh sengketa pembagian daging dari acara Rambu Solo’ (upacara adat kematian) yang seharusnya menjadi hak masyarakat, namun diduga diperjualbelikan secara tidak sah.

Kejadian ini menarik perhatian Anggota DPRD Tana Toraja, Randan Pantong Sampetoding. Legislator dari Partai Golkar ini menyoroti maraknya praktik mafia daging atau yang dikenal sebagai “mafia duku’” dalam kegiatan Rambu Solo’.

Menurutnya, mafia daging ini telah menyusup ke berbagai acara adat dan bekerja sama dengan oknum-oknum tertentu untuk mengumpulkan dan memperdagangkan jatah daging yang seharusnya dibagikan kepada masyarakat.

“Ini sudah menjadi masalah serius. Di setiap Rambu Solo’, praktik mafia duku’ semakin marak. Hal ini harus menjadi perhatian bersama, baik oleh ambek (pemangku adat), to parengnge’ (tokoh masyarakat), maupun seluruh warga. Namun, masalahnya, hampir semua pihak terlibat,” ujar Randan, Minggu (23/2/2025).

Randan menjelaskan, para mafia daging ini sudah terbiasa melakukan aksinya, bahkan dalam kondisi di mana persediaan daging terbatas, mereka tetap mengambil keuntungan dengan cara tidak fair.

“Mereka sudah terbiasa, dan meskipun jatah daging untuk masyarakat sudah sedikit, tetap saja digelapkan. Ini jelas merugikan banyak pihak,” tegasnya.

Lebih lanjut, Randan menyatakan bahwa praktik semestinya dapat dikategorikan sebagai pencurian.

“Secara hukum, ini bisa dilaporkan sebagai tindak pencurian. Namun, masyarakat sering kali enggan melaporkan karena ada pihak-pihak berpengaruh yang terlibat. Mereka takut,” ujarnya.

Randan menegaskan bahwa praktik mafia daging tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga keluarga yang menyelenggarakan Rambu Solo’. Upacara adat yang seharusnya menjadi momen sakral justru dinodai oleh kepentingan pribadi oknum-oknum tidak bertanggung jawab.

“Bayangkan, keluarga yang menyelenggarakan Rambu Solo’ rela pulang dari perantauan, menjual sawah, atau bahkan berhutang demi memenuhi kebutuhan upacara. Mereka menyembelih kerbau dan babi, tetapi dagingnya malah dimanipulasi oleh mafia duku’. Ini sangat menyakitkan,” ungkap Randan.

Ia mencontohkan, dari tiga ekor kerbau yang disembelih, setengah bagian dagingnya bisa saja ‘diamankan’ oleh mafia daging dan dijual ke pasar.

“Ini bukan sekadar masalah ekonomi, tetapi juga pergeseran nilai-nilai adat. Kesakralan upacara adat kita dinodai oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” tambahnya.

Randan mengungkapkan, mafia daging ini semakin leluasa beroperasi karena mereka terorganisir dan didukung oleh oknum-oknum yang memiliki kekuasaan di wilayah setempat.

“Mereka bebas masuk ke acara Rambu Solo’ karena ada backing dari orang-orang tertentu. Ini yang membuat praktik ini sulit diberantas,” jelasnya.

Menurut Randan, masalah ini tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Diperlukan kerja sama antara pemerintah, pemangku adat, tokoh masyarakat, dan seluruh warga untuk menghentikan praktik mafia daging.

“Kita harus duduk bersama, mencari solusi yang tepat. Jika tidak, nilai-nilai adat kita akan semakin tergerus, dan masyarakat akan terus dirugikan,” pungkasnya.

Kasus penikaman di Mariali ini menjadi pengingat betapa seriusnya dampak dari praktik mafia daging. Selain merugikan secara materi, praktik ini juga mengancam keutuhan adat dan budaya Toraja yang telah dijaga turun-temurun.

Tomipaseru

  • Penulis: zonakatacom

Berita Lain

  • PMTI Bakal Hadirkan Event Bergengsi di Bulan Agustus Bertajuk ‘Magical Toraja’

    PMTI Bakal Hadirkan Event Bergengsi di Bulan Agustus Bertajuk ‘Magical Toraja’

    • calendar_month Rabu, 22 Jun 2022
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 824
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Pasca gelar event menyambut perayaan Paskah, Hari Kartini dan HUT ke-18, kini Pengurus Pusat Perhimpunan Masyarakat Indonesia (PMTI) kembali akan mengelar event yang lebih meriah lagi yakni Magical Toraja. Rangkaian event Magical Toraja bakal digelar bulan Juli hingga Agustus 2022, dilaksanakan sebagai bagian menyambut dan memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-77 dan […]

  • Bantuan Sosial PPKM Mikro Polres Tana Toraja Sentuh Anak Yatim Piatu

    Bantuan Sosial PPKM Mikro Polres Tana Toraja Sentuh Anak Yatim Piatu

    • calendar_month Sabtu, 17 Jul 2021
    • account_circle Gibran
    • visibility 536
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Kapolres Tana Toraja AKBP Sarly Sollu, terjun langsung memberikan bantuan sembako kepada warga Makale dalam rangka Bakti Sosial PPKM Mikro, Sabtu (17/7). Bantuan sembako tersebut diberikan kepada pelajar bernama Mellina (13 tahun) seorang yatim piatu yang kini hanya bersandar kepada sang kakek di Kelurahan Kamali Pentalluan, Kecamatan Makale Selain memberikan sembako […]

  • Pj Wali Kota Parepare Hadiri Rakernas Apeksi XVII yang Dibuka Langsung Presiden Joko Widodo

    Pj Wali Kota Parepare Hadiri Rakernas Apeksi XVII yang Dibuka Langsung Presiden Joko Widodo

    • calendar_month Rabu, 5 Jun 2024
    • account_circle Kifli
    • visibility 183
    • 0Komentar

    ZONAKATA, BALIKPAPAN – Penjabat (Pj) Wali Kota Parepare, Akbar Ali, melakukan kunjungan kerja ke Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Rabu (5/6/2024). Dalam kunjungan ini, Akbar Ali didampingi oleh hampir seluruh Kepala Dinas dan sejumlah pejabat teras Pemerintah Kota Parepare. Kunjungan ini bertujuan untuk menghadiri Rakernas XVII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) yang dibuka secara […]

  • Parepare Ukir Prestasi di Ajang Bahasa Daerah Nasional, Tasming Hamid Dapat Penghargaan

    Parepare Ukir Prestasi di Ajang Bahasa Daerah Nasional, Tasming Hamid Dapat Penghargaan

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Kifli
    • visibility 256
    • 0Komentar

      ZONAKATA, PAREPARE – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, melepas peserta dan pendamping yang akan mengikuti Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN) Tahun 2026 di Kota Depok, Jawa Barat. Pelepasan berlangsung di ruang kerja Wali Kota Parepare, Rabu, 20 Mei 2026, dipandu oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare, Dede Harirustaman, dan didampingi […]

  • Gubernur Sulsel: Progres MYP Paket 4 Ruas Impa–Impa–Anabanua Wajo Capai 95 Persen

    Gubernur Sulsel: Progres MYP Paket 4 Ruas Impa–Impa–Anabanua Wajo Capai 95 Persen

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 125
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – WAJO Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memastikan progres pekerjaan Multi Years Project (MYP) Paket 4 pada ruas Impa–Impa–Anabanua, Kabupaten Wajo, telah mencapai 95 persen. Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan bahwa pekerjaan yang tersisa kini berada pada tahap penyempurnaan akhir. Di antaranya perapian bahu jalan, pengecatan marka, serta penyelesaian sejumlah titik drainase. “Alhamdulillah […]

  • Perawat Puskesmas di Luwu Dikeroyok Keluarga Pasien

    Perawat Puskesmas di Luwu Dikeroyok Keluarga Pasien

    • calendar_month Minggu, 27 Agt 2023
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 252
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – LUWU Seorang perawat di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel) bernama Arpah Asrul dikeroyok keluarga pasien. Insiden itu terjadi karena keluarga pasien keberatan dilarang membesuk saat perawat memberikan pertolongan pertama. “Sudah masuk laporannya, kami sementara melakukan penyelidikan atas itu,” kata Kasat Reskrim Polres Luwu AKP Muh Saleh, Minggu (27/8/2023). Insiden pengeroyokan itu terjadi di […]

expand_less