Minggu, 19 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Komitmen ANH-TQ Wujudkan Masyarakat Inklusif Melalui Pendekatan GEDSI

Komitmen ANH-TQ Wujudkan Masyarakat Inklusif Melalui Pendekatan GEDSI

  • account_circle Kifli
  • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
  • print Cetak

ZONAKATA,PAREPARE – GEDSI adalah akronim dari Gender, Disabilitas dan Inklusi Sosial. GEDSI merupakan pendekatan pembangunan yang lebih komprehensif dari pendekatan pembangunan sebelumnya (gender saja) yang lebih menfokuskan pada kesetaraan dan keadilan Pembangunan pada perempuan dan laki-laki dalam hal Akses, Partisipasi, Kontrol dan Manfaat.  

Hal ini diungkap Jubir ANH TQ Bidang GEDSI, Asni Tande, SH, Rabu (25/9/2024).

Asni mengemukakan, GEDSI sesungguhnya jauh lebih lengkap karena selain mmperhatikan kesetaraan dan keadilan berdasarkan jenis kelamin (perempuan dan laki-laki) tetapi juga melihat bagaimana perempuan dan laki-laki dari aspek lapisan-lapisannya (interseksionalitas-nya). 

“Pada diri seorang perempuan dan laki-laki, ada diantara mereka yang berstatus sebagai kepala rumah tangga, single parent, korban kekerasan rumah tangga, buruh migran, difabel, rentan, mengalami dikriminasi atau peminggiran (marginal), mengalami kemiskinan atau kemiskinan structural, penelantaran ekonomi, tidak tamat sekolah, buta huruf, pelaku usaha mikro bahkan mungkin supra mikro, menyandang streotip gender, dan masih banyak lagi lapisan-lapisan lainnya yang ada diantara perempuan maupun laki-laki,” ulas Asni. 

Dari berbagai lapisan-lapisan pada diri perempuan maupun laki-laki di atas, perempuanlah yang paling banyak mengalami lapisan-lapisan itu (interseksionalitas). 

Mengapa hal ini terjadi? Banyak faktor dan sangat complicated.  Salah satu pemicunya adalah faktor budaya patriarki. Laki-laki dianggap memiliki posisi yang lebih tinggi dari perempuan dalam segala aspek kehidupan, seperti sosial, budaya, dan ekonomi.

Patriarki dalam kehidupan bermasyarakat bahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sekalipun, patriarki sudah menjadi sistem.

Budaya patriarki bisa menghasilkan ketidakadilan gender (gender inequality) dan memberikan dampak buruk dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. 

Salah satu di antaranya adalah kekerasan laki-laki kepada perempuan. Patriarki memberi ruang kepada laki-laki untuk melegitimasi superioritas-nya kepada Perempuan sampai bisa terbentuk kuasa sosial.

Asni mengungkapkan, warga negara lain yang menjadi perhatian GEDSI adalah mereka yang mengalami keterbatasan fisik dan/atau mental. Sebagai warga negara, difabel juga punya hak yang sama seperti warga negara lainnya.

“Persoalan Pembangunan kita pada umumnya ada pada ketersediaan aksesibilitas. Bagaimana penyandang disabilitas diberi kemudahan untuk mengakses, menggunakan, dan mencapai suatu ruang, layanan di berbagai bidang pembangunan (pendidikan, kesehatan, ekonomi, ketenagakerjaan, transportasi, fasilitas public, dan sebagainya),” ungkap Asni. 

Lebih lanjut Asni mengungkapkan, masih ada warga negara lain yang selama ini kurang mendapat perhatian dalam pembangunan yaitu kelompok rentan dan marginal. Setiap daerah punya permasalahan yang berbeda.

“Di Kota Parepare, kita punya warga penyandang/mantan penyandang kusta, penganut agama minoritas atau penganut kepercayaan (To Lotang), orang miskin. Mereka semua ini seharusnya mendapatkan akses, partisipasi, control dan manfaat pembangunan tanpa kecuali. Inilah yang disebut Inklusi sosial yaitu suatu upaya untuk menciptakan masyarakat yang adil, yaitu semua orang dan kelompok masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam semua bidang Pembangunan (ekonomi, sosial, politik, dan budaya),” terang Asni.

“Jika ANH dan TQ Insya Allah menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Parepare, maka pendekatan pembangunan yang akan diperkuat adalah pendekatan GEDSI. ANH dan TQ berkeinginan kuat memastikan bahwa semua orang, di Kota Parepare tanpa kecuali (Perempuan, lakilaki, anak, lansia, penyandang disabilitas, kelompok rentan dan marginal) semuanya memiliki akses yang sama terhadap berbagai bidang pembangunan,” tegas Asni.

  • Penulis: Kifli

Berita Lain

  • Dukung Revitalisasi Kawasan Wisata Rammang-Rammang Maros, Pemprov Kucurkan Rp 8 M

    Dukung Revitalisasi Kawasan Wisata Rammang-Rammang Maros, Pemprov Kucurkan Rp 8 M

    • calendar_month Selasa, 21 Jun 2022
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 215
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAROS Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mendorong pengembangan kawasan wisata Rammang-Rammang di Kabupaten Maros. Terlebih kawasan yang termasuk dalam bagian Geopark Maros-Pangkep ini tengah menjalani proses assessment UNESCO untuk menjadi Global Geopark. Serta termasuk Desa wisata. Tekad dan komitmen itu diwujudkan pada penyerahan bantuan keuangan Pemprov Sulsel tahun anggaran 2022 senilai Rp 8 […]

  • Wagub Support Alumni Penerima Beasiswa LPDP Produksi APD Baju Hazmat

    Wagub Support Alumni Penerima Beasiswa LPDP Produksi APD Baju Hazmat

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2020
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 176
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi banyaknya dukungan dalam penanganan Covid-19. Salah satunya dalam produksi Alat Pelindung Diri (APD) bagi tim medis, maupun masker. Seperti yang dilakukan oleh Mata Garuda Sulawesi Selatan. “Kita mendukung upaya adik-adik Mata Garuda dalam kontribusi mereka menggerakkan usaha kecil untuk membuat APD. Produksi mereka kemudian […]

  • Andi Sudirman Resmikan Posko Induk Andalan Hati di Maros

    Andi Sudirman Resmikan Posko Induk Andalan Hati di Maros

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Tokoh Pemuda Maros: Andalan Pemimpin yang Prioritaskan Kebutuhan Masyarakat

  • Andi Sudirman Temui Massa Aksi: Mari Jaga Keamanan Sulsel

    Andi Sudirman Temui Massa Aksi: Mari Jaga Keamanan Sulsel

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 151
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, turun langsung menemui massa aksi yang menggelar unjuk rasa di Kota Makassar, tepatnya di Jalan Urip Sumohardjo, Jumat (29/8/2025) malam. Kehadiran orang nomor satu di Sulsel itu menjadi upaya menenangkan situasi sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat. Dalam kesempatan itu, Gubernur Andi Sudirman mengimbau seluruh warga agar tetap […]

  • 16.500 Kg Semai Garam Ditaburkan di Langit Sulsel, Upaya Cegah Bencana Akibat Cuaca Buruk

    16.500 Kg Semai Garam Ditaburkan di Langit Sulsel, Upaya Cegah Bencana Akibat Cuaca Buruk

    • calendar_month Senin, 23 Jan 2023
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 230
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAROS Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengantisipasi dampak cuaca ekstrem dengan melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman melayangkan permintaan TMC kepada BNPB dalam rangka mengurangi resiko bencana hidrometeorologi dan telah berlangsung selama 11 hari dan telah ditutup hari Minggu, 22 Januari 2023. Pelaksaanaan TMC sendiri sebelumnya dilaksanakan di Pulau Jawa […]

  • Kapolres Bantah Terima Uang Dari PT Axelle

    Kapolres Bantah Terima Uang Dari PT Axelle

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2020
    • account_circle Gibran
    • visibility 180
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Kapolres Tana Toraja AKBP. G. Liliek Tribhawono membantah adanya aliran uang dari PT Axelle yang diterimanya bersama sejumlah pejabat Polres. Hal itu disampaikan Kapolres dalam menanggapi beredarnya rekaman suara di media sosial yang diduga suara milik salah satu petinggi PT Axelle, yang menyebut jika pihaknya telah memberikan sejumlah uang kepada pejabat […]

expand_less