Kamis, 4 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Komitmen ANH-TQ Wujudkan Masyarakat Inklusif Melalui Pendekatan GEDSI

Komitmen ANH-TQ Wujudkan Masyarakat Inklusif Melalui Pendekatan GEDSI

  • account_circle Kifli
  • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
  • print Cetak

ZONAKATA,PAREPARE – GEDSI adalah akronim dari Gender, Disabilitas dan Inklusi Sosial. GEDSI merupakan pendekatan pembangunan yang lebih komprehensif dari pendekatan pembangunan sebelumnya (gender saja) yang lebih menfokuskan pada kesetaraan dan keadilan Pembangunan pada perempuan dan laki-laki dalam hal Akses, Partisipasi, Kontrol dan Manfaat.  

Hal ini diungkap Jubir ANH TQ Bidang GEDSI, Asni Tande, SH, Rabu (25/9/2024).

Asni mengemukakan, GEDSI sesungguhnya jauh lebih lengkap karena selain mmperhatikan kesetaraan dan keadilan berdasarkan jenis kelamin (perempuan dan laki-laki) tetapi juga melihat bagaimana perempuan dan laki-laki dari aspek lapisan-lapisannya (interseksionalitas-nya). 

“Pada diri seorang perempuan dan laki-laki, ada diantara mereka yang berstatus sebagai kepala rumah tangga, single parent, korban kekerasan rumah tangga, buruh migran, difabel, rentan, mengalami dikriminasi atau peminggiran (marginal), mengalami kemiskinan atau kemiskinan structural, penelantaran ekonomi, tidak tamat sekolah, buta huruf, pelaku usaha mikro bahkan mungkin supra mikro, menyandang streotip gender, dan masih banyak lagi lapisan-lapisan lainnya yang ada diantara perempuan maupun laki-laki,” ulas Asni. 

Dari berbagai lapisan-lapisan pada diri perempuan maupun laki-laki di atas, perempuanlah yang paling banyak mengalami lapisan-lapisan itu (interseksionalitas). 

Mengapa hal ini terjadi? Banyak faktor dan sangat complicated.  Salah satu pemicunya adalah faktor budaya patriarki. Laki-laki dianggap memiliki posisi yang lebih tinggi dari perempuan dalam segala aspek kehidupan, seperti sosial, budaya, dan ekonomi.

Patriarki dalam kehidupan bermasyarakat bahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sekalipun, patriarki sudah menjadi sistem.

Budaya patriarki bisa menghasilkan ketidakadilan gender (gender inequality) dan memberikan dampak buruk dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. 

Salah satu di antaranya adalah kekerasan laki-laki kepada perempuan. Patriarki memberi ruang kepada laki-laki untuk melegitimasi superioritas-nya kepada Perempuan sampai bisa terbentuk kuasa sosial.

Asni mengungkapkan, warga negara lain yang menjadi perhatian GEDSI adalah mereka yang mengalami keterbatasan fisik dan/atau mental. Sebagai warga negara, difabel juga punya hak yang sama seperti warga negara lainnya.

“Persoalan Pembangunan kita pada umumnya ada pada ketersediaan aksesibilitas. Bagaimana penyandang disabilitas diberi kemudahan untuk mengakses, menggunakan, dan mencapai suatu ruang, layanan di berbagai bidang pembangunan (pendidikan, kesehatan, ekonomi, ketenagakerjaan, transportasi, fasilitas public, dan sebagainya),” ungkap Asni. 

Lebih lanjut Asni mengungkapkan, masih ada warga negara lain yang selama ini kurang mendapat perhatian dalam pembangunan yaitu kelompok rentan dan marginal. Setiap daerah punya permasalahan yang berbeda.

“Di Kota Parepare, kita punya warga penyandang/mantan penyandang kusta, penganut agama minoritas atau penganut kepercayaan (To Lotang), orang miskin. Mereka semua ini seharusnya mendapatkan akses, partisipasi, control dan manfaat pembangunan tanpa kecuali. Inilah yang disebut Inklusi sosial yaitu suatu upaya untuk menciptakan masyarakat yang adil, yaitu semua orang dan kelompok masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam semua bidang Pembangunan (ekonomi, sosial, politik, dan budaya),” terang Asni.

“Jika ANH dan TQ Insya Allah menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Parepare, maka pendekatan pembangunan yang akan diperkuat adalah pendekatan GEDSI. ANH dan TQ berkeinginan kuat memastikan bahwa semua orang, di Kota Parepare tanpa kecuali (Perempuan, lakilaki, anak, lansia, penyandang disabilitas, kelompok rentan dan marginal) semuanya memiliki akses yang sama terhadap berbagai bidang pembangunan,” tegas Asni.

  • Penulis: Kifli

Berita Lain

  • 13 Tenaga Medis dan 1 OTG Yang Positif Rapid Test, Hasil Swab-nya Dinyatakan Negatif

    13 Tenaga Medis dan 1 OTG Yang Positif Rapid Test, Hasil Swab-nya Dinyatakan Negatif

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2020
    • account_circle Gibran
    • visibility 148
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Media Center Satgas Covid-19 Tana Toraja kembali mengumumkan hasil pemeriksaan Real time Polymerase Chain Reaction (PCR) Swab yang diterima RSUD Lakipadada dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis (23/4). Sebanyak 14 Sampel Swab yang diterima RSUD Lakipadada Kamis 23 April 2020 semuanya dinyatakan negatif atau tidak terinfeksi Covid-19 dimana […]

  • Terima Rekomendasi Surat Tugas DPP Demokrat, TQ Akan Perkuat Konsolidasi

    Terima Rekomendasi Surat Tugas DPP Demokrat, TQ Akan Perkuat Konsolidasi

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2024
    • account_circle Kifli
    • visibility 133
    • 0Komentar

    ZONAKATA, PAREPARE – Calon Wali Kota Parepare, Taqyuddin Djabbar (TQ), secara langsung menerima rekomendasi surat tugas sebagai untuk Pilkada Kota Parepare, yang diserahkan Ketua DPD Demokrat Sulsel, Ni’matullah, Rabu (12/6/2024). Ketua IKA Unhas Parepare ini adalah salah satu calon kepala daerah (cakada) dari enam kandidat dan pasangan calon di enam daerah yang ada di Sulsel, […]

  • Fahri; Pansus Hak Angket DPRD Kepada Gubernur, Sumir dan Berlebihan

    Fahri; Pansus Hak Angket DPRD Kepada Gubernur, Sumir dan Berlebihan

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2019
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 135
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR Adanya Panitia Khusus atau Pansus hak angket yang digalang DPRD Sulawesi Selatan sedari awal sudah cacat dan tidak memiliki dasar atau derajat konstitusional. Tapi yang mengherankan, pansus hak angket sudah mulai memeriksa sejumlah saksi. “Indikasi pelanggaran yang dijadikan dasar DPRD Sulawesi Selatan untuk mengeluarkan Hak Angket adalah lemah dan sumir,” kata pakar […]

  • KPU Toraja Utara Umumkan Anggota PPK Terpilih, Berikut Nama-Namanya

    KPU Toraja Utara Umumkan Anggota PPK Terpilih, Berikut Nama-Namanya

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2020
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 422
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA, KPU Kabupaten Toraja Utara mengumumkan hasil seleksi wawancara calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Toraja Utara Tahun 2020, Sabtu (15/2). Seleksi Wawancara diikuti oleh 209 peserta dari 21 Kecamatan dimana dari 210 peserta yang dinyatakan lulus seleksi tertulis, satu orang dintaranya dinyatakan gugur karena tidak […]

  • Ingat… Pemilih DPK Hanya Dapat Memilih Satu Jam Sebelum TPS Ditutup

    Ingat… Pemilih DPK Hanya Dapat Memilih Satu Jam Sebelum TPS Ditutup

    • calendar_month Selasa, 16 Apr 2019
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 111
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Daftar Pemilih Khusus (DPK) adalah warga yang punya hak pilih namun belum terdata dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Tana Toraja Intan Parerungan mengatakan pemilih kategori ini bisa menggunakan hak pilihnya cukup dengan membawa e-KTP. Para pemilih DPK dapat menggunakan hak pilihnya di TPS terdekat sesuai […]

  • Tampil di Fashion Show Warna Budaya, Ketua Dekranasda Torut Perkenalkan Kain Tenun Toraja

    Tampil di Fashion Show Warna Budaya, Ketua Dekranasda Torut Perkenalkan Kain Tenun Toraja

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 196
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR  Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Toraja Utara, Damayanti Batti turut ambil bagian dalam ajang Fashion Show yang digelar di Aula Asta Cita, Rujab Gubernur, Jumat (23/5/2025). Kegiatan ini merupakan rangkaian dari pameran Warna Budaya yang sebelumnya telah dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Dekranasda sekaligus Pembina Solidaritas Perempuan untuk Indonesia Kabinet […]

expand_less