Wujudkan Kesadaran Hukum Bagi Pelajar, Kejari Bone Helat JMS di SMAN 2 Bone
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Kamis, 19 Jan 2023
- print Cetak

ZONAKATA.COM – BONE Upaya wujudkan kesadaran hukum sejak dini. Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Bone melakukan penyuluhan hukum di SMAN 2 Bone, Kamis (19/1/2023).
Kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) tersebut dibuka langsung oleh Kepala SMAN 2 Bone, Muhammad Tahir yang diikuti sekitar 50 orang siswa-siswi SMA Negeri 2 Bone.
Kepala Seksi Intelijen Kejari Bone, Andi Hairil Akhmad menuturkan kegiatan tersebut bertujuan untuk menambah pengetahuan pelajar tentang hukum dan perundang-undangan agar mudah memahami dan melaksanakan aturan hukum yang berlaku serta menciptakan generasi taat hukum.
“Pada kegiatan ini, ada dua materi yang diberikan yakni Narkoba dikalangan pelajar dan Bahaya Cyberbullying,” katanya.
Kata dia dalam pemaparan materi, narasumber menyampaikan tentang pengertian narkoba, jenis-jenis dan golongan narkoba, dan ancaman pidana bagi pelaku, pengerdar, dan penyalahgunaan narkotika.
Baginya, materi narkoba dikalangan pelajar ini dirasa sangat penting untuk diberikan. Karena saat ini narkoba masuk dalam kategori extraordinary crime yang banyak mengincar kalangan anak-anak dan remaja untuk dijadikan sebagai pengedar dan kurir narkoba.
“Sehingga diharapkan siswa-siswi dapat mengetahui bahaya serta ancaman pidana bagi penyalahguna maupun pengedar dan dapat menjauhi narkoba,” tuturnya.
Selain itu, pemateri Bahaya Cyberbullying membahas terkait tindakan Cyberbullying yang marak terjadi di sosial media, dampak Cyberbullying pada korban, serta Undang-Undang ITE.
Dengan adanya materi ini, diharapkan siswa-siswi bijak dalam menggunakan media sosial, apalagi di era keterbukaan informasi saat ini, perlu adanya edukasi tentang bagaimana etika bermedia sosial bagi pengguna internet sehingga kasus cyberbullying dapat diminimalisir.
“Selama kegiatan berlangsung siswa-siswi terlihat antusias mendengar dan mengikuti sosialisasi dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada narasumber,” terangnya.
Kata dia, SMAN 2 Bone yang terletak di Kecamatan Mare dipilih sebagai lokasi pelaksanaan program JMS mengingat Kecamatan Mare merupakan kota pendidikan yang banyak menghasilkan alumni-alumni berkualitas.
Sementara disatu sisi di wilayah hukum Kecamatan Mare pernah beberapa kali terjadi tindak pidana narkotika yang diperkirakan dapat mempengaruhi pelajar di kecamatan Mare.
“Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) ini diharapkan membentuk generasi muda yang melek dan sadar hukum serta mampu menjadi corong hukum kepada masyarakat sekitarnya. Ayo Kenali Hukum, Jauhi Hukuman,” paparnya.(*)
- Penulis: zonakatacom
