Kamis, 4 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peristiwa » 2 Nakes Asal Toraja Korban Kekejaman KKB, Ketua IKT Papua Minta Komnas HAM Bicara

2 Nakes Asal Toraja Korban Kekejaman KKB, Ketua IKT Papua Minta Komnas HAM Bicara

  • account_circle Gibran
  • calendar_month Sabtu, 18 Sep 2021
  • print Cetak

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Lagi, kekejaman dan tindakan brutal dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua.

Sembilan Tenaga kesehatan (Nakes) menjadi korban kekejaman KKB, tiga diantaranya berasal dari tanah Toraja.

Kekejaman dilakukan KKB di pelosok Kiwirok mengakibatkan satu Nakes berdarah Toraja Utara meninggal dunia yakni Gabriella Meilani (22) setelah mendapat aksi keji dari sekelompok KKB pada Senin (13/9) lalu, juga membakar fasilitas masyarakat seperti Kantor Kas Bank Papua, pasar, asrama, Puskesmas dan SD Inpres Kiwirok.

Saat evakuasi sembilan korban, petugas menemukan Gabriela Meilani sudah tidak bernyawa di bawah jurang sedalam 300 meter bersama Nakes lainnya, Kristina Sampe Tonapa dalam kondisi kritis dan sudah di evakuasi ke Rumah Sakit TNI AD Marthen Indey di Jayapura.

Selain membunuh satu Nakes, KKB juga menyiksa Nakes lainnya menggunakan parang dan panah kemudian di dorong ke dalam jurang, Nakes yang berhasil menyelamatkan diri sudah dievakuasi dan mendapat perawatan medis di Jayapura.

Turut bersedih dengan kejadian yang menimpa para Nakes di Kiwirok, Ketua Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Provinsi Papua, Edie Rante Tasak sebagai ketua kerukunan Toraja mengutuk keras pembunuhan sadis dan biadab para teroris KKB kepada pekerja kemanusiaan.

“Saya sampaikan belasungkawa yang dalam atas gugurnya pahlawan kemanusiaan, Gabriela Meilani putri asal Bodepa (Bori, Deri, Parinding) Toraja Utara ini,” ucap Edie saat dihubungi melalui pesan Whatsaap, Sabtu (18/9).

Edie Rante Tasak disapa Eranta itu meminta kepada Komnas HAM agar dapat bersuara, jangan hanya bersembunyi atas kejadian ini dimana para perantau dibunuh atau dibantai layaknya binatang.

“Kalau penduduk Papua yang mati, Komnas HAM cepat bereaksi, kita tahu Komnas HAM itu Independen sehingga harus berlaku adil dan netral, jangan memihak,” ungkapnya.

Eranta menjelaskan dalam suasana perang sekalipun, Nakes tidak boleh dilukai apalagi di bunuh tapi di Papua justru sasaran KKB yaitu para Nakes dan tenaga Guru.

Sehubungan dengan kejadian dilakukan KKB di Papua, Eranta tak henti-hentinya terus mengimbau masyarakat Toraja tinggal di Papua agar selalu waspada dan mawas diri serta jangan percaya diri tapi harus berhikmat dan peka membaca situasi yang berkembang.

“Saya katakan penduduk sipil tidak terlibat politik, Silahkan kalau merdeka itu urusan negara NKRI, jangan jadikan masyarakat tak berdosa menjadi tumbal perjuangan,” kata Eranta.

Dari kejadian brutal dilakukan KKB, ada empat Nakes yang terluka serius, tiga luka dan berhasil menyelamatkan diri, satu meninggal dunia dan satu lagi belum ditemukan petugas.

Berdasarkan informasi diterima Eranta dari Komandan Korem PWY Jayapura, diketahui jenazah Gabriella Meilani hingga Jumat (18/9) kemarin belum dapat dievakuasi dari Kiwirok karena Helikopter digunakan evakuasi para Nakes ditembak sekelompok KKB dan masih dalam proses perbaikan dan masih meminta bantuan Helikopter dari Timika.

Selain itu kondisi cuaca di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang juga sangat gelap dan hujan di malam hari.

Sekedar informasi, pada April 2021 lalu juga dua warga asal Toraja berprofesi sebagai guru honorer yakni Alm. Oktovianus Rayo dan Yonathan Renden juga menjadi korban pembunuhan setelah ditembak para KKB di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua.

Ris/ZK

  • Penulis: Gibran

Berita Lain

  • Tiga Hari Berturut-turut, 3 Pasien Covid-19 Meninggal di Tana Toraja

    Tiga Hari Berturut-turut, 3 Pasien Covid-19 Meninggal di Tana Toraja

    • calendar_month Senin, 5 Jul 2021
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 3.727
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Dalam tiga hari terakhir, tiga pasien Covid-19 di Tana Toraja, meninggal dunia. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Tana Toraja, dr Ria Minolta Tanggo, Senin (5/7). Dikatakan, penambahan pasien yang meninggal dunia terjadi pada Senin pagi tadi. Pria warga Ariang Makale berinisial DK (59 tahun) itu, meninggal dunia sekitar pukul 10.00 […]

  • Dukung Program Sekolah Sehat, Disdik Tana Toraja Minta Ketersediaan Menu Pangan Lokal di Kantin Sekolah

    Dukung Program Sekolah Sehat, Disdik Tana Toraja Minta Ketersediaan Menu Pangan Lokal di Kantin Sekolah

    • calendar_month Kamis, 20 Jul 2023
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 469
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Dinas Pendidikan Tana Toraja, Sulawesi Selatan terus mengkampanyekan program Sekolah Sehat. Sekretaris Dinas Pendidikan Tana Toraja, Bertus Dive Wantania mengatakan, misi utama program ini untuk mewujudkan anak Indonesia yang sehat, kuat, dan cerdas berkarakter. “Kami terus bersinergi dengan semua pihak untuk terus menekankan pentingnya penerapan sekolah sehat dengan penekanan pada sehat […]

  • BKPSDM  Dukung Bawaslu ‘Tindak’  ASN Yang Tidak Netral Pada Pilkada Tana Toraja

    BKPSDM Dukung Bawaslu ‘Tindak’ ASN Yang Tidak Netral Pada Pilkada Tana Toraja

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2020
    • account_circle Gibran
    • visibility 149
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tana Toraja, dalam menindak Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak netral tidak main main. Bahkan Bawaslu Tana Toraja telah melakukan audience dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tana Toraja, Senin (13/1) terkait ASN yang tidak netral pada Pilkada Tana Toraja. Dalam […]

  • Warga Sangalla Tana Toraja Tertipu Calo Pemasangan Listrik

    Warga Sangalla Tana Toraja Tertipu Calo Pemasangan Listrik

    • calendar_month Selasa, 28 Mar 2023
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 516
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Albertus, warga Suaya, Lembang (Desa) Kaero, Kecamatan Sangalla, Tana Toraja ditipu oknum calo pemasangan jaringan listrik bernama Darman. Padahal Albertus telah melunasi biaya pemasangan listrik tersebut. Diantaranya biaya pendaftaran Rp 150 ribu, pemasangan lampu, dan meteran listrik Rp 1,9 juta. “Pertama saya bayar Rp 150 ribu untuk pendaftaran, terus lampu plus […]

  • Guru Besar Unhas Jempol Andi Sudirman Dengan Berani Tak Perpanjang Kontrak Karya PT. Vale

    Guru Besar Unhas Jempol Andi Sudirman Dengan Berani Tak Perpanjang Kontrak Karya PT. Vale

    • calendar_month Jumat, 9 Sep 2022
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 227
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR Komitmen Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman untuk mengambil alih lahan bekas tambang PT Vale dan meminta agar negara tidak memperpanjang lagi kontrak karya perusahaan tersebut ditanggapi positif oleh pengamat ekonomi. Pengamat ekonomi yang juga guru besar Unhas Prof Dr Marsuki DEA menyatakan apresiasi tingginya terhadap Andi Sudirman Sulaiman. “Kalau saya pak […]

  • Viral Bendera Merah Putih Terpasang Terbalik di Toraja Utara

    Viral Bendera Merah Putih Terpasang Terbalik di Toraja Utara

    • calendar_month Jumat, 17 Jun 2022
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 293
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Bendera merah putih di Kantor Kelurahan Laang Tanduk, Kecamatan Rantepao, Toraja Utara diduga dipasang terbalik, Kamis (16/6/2022). Bahkan bendera yang terbalik ini sudah viral di sosial media Facebook. Dalam foto yang beredar, bendera tampak terbalik. Putih di atas dan merah di bawah, layaknya bendera Polandia. Namun, Lurah Laang Tanduk, Ferdinand, menepis […]

expand_less