Kasus Positif Covid-19 Melonjak, Bupati Lutra Akan Perketat Perbatasan
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Minggu, 3 Mei 2020
- print Cetak

ZONAKATA.COM – LUWU UTARA Larangan mudik di tengah pendemi virus Corona (Covid-19) dari Pemerintah Pusat sepertinya tidak diindahkan warga Luwu Utara.
Akibatnya jumlah orang tanpa gejala (OTG) yang mudik ke Luwu Utara telah menembus angka 7.000 orang. Mereka melakukan perjalanan dari daerah lain menuju Luwu Utara, dan sebagian dari daerah zona merah.
Untuk itu Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, Sabtu (2/5) mengintruksikan agar Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19, untuk memperketat pintu masuk di dua perbatasan.
”Saya telah instruksikan kepada tim gugus di dua perbatasan untuk memperketat data orang masuk ke wilayah Luwu Utara,” kata Indah Putri.
Dikatakan bahwa saat ini Relawan Desa Lawan Covid-19 sudah terbentuk di seluruh desa. Bahkan relawan setiap desa ini sudah menyiapkan rumah isolasi mandiri.
“Hampir semua desa sudah memiliki tempat atau rumah isolasi mandiri, sehingga jika ada warga yang mudik maka harus terlebih dahulu diisolasi,” ungkapnya.
Diketahui, kasus Covid-19 di Lutra melonjak tajam mencapai 20 kasus. Dan itu disebabkan karena hampir semua yang terpapar itu, adalah santri yang berasal dari Temboro Magetan Provinsi Jawa Timur yang melakukan mudik ke Luwu Utara.**
- Penulis: zonakatacom
