fbpx

Sejumlah Daerah Bakal Ramaikan Hari Tari Dunia ‘Toraya Ma’Gellu’ 2024 di Buntu Pune

Populer

spot_img

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA   Hari Tari Dunia (HTD) yang diperingati setiap tanggal 29 April akan digelar di objek wisata Buntu Pune, Kecamatan Kesu, Toraja Utara.

Hari Tari Dunia ‘Toraya Ma’Gellu’ 2024 merupakan kali ketiga dilaksanakan di Toraja Utara.

Event tari tersebut dirancang oleh Masyarakat Sadar Wisata (Masata) DPC Toraja Utara yang berkolaborasi dengan beberapa komunitas-komunitas di Toraja Utara.

Kegiatan ini akan diselenggarakan dua hari mulai tanggal 14 sampai 15 Juni 2024 yang dipimpin oleh Ketua Panitia, Novita Lepong.

Ketua Masata DPC Toraja Utara, Damayanti Batti menjelaskan HTD Toraya Ma’ Gellu tidak hanya menjadi perayaan seni, tapi juga momentum penting dalam mengenalkan kekayaan warisan budaya daerah kepada dunia.

“Target penyelenggaraan festival kebudayaan tidak semata-mata untuk pencapaian ekonomi, namun juga sebagai upaya membangun local pride (kebanggaan local), menumbuhkan inovasi baru, memberikan ruang kepada pelaku seni dan membangun kecintaan terhadap lingkungan,” ungkapnya, Rabu (12/6/2024).

Damayanti berharap selain berdampak ekonomi, kegiatan HTD setiap tahunnya juga dapat meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan meningkatkan produktivitas pelaku seni tari.

Selain itu dapat menambah wawasan dan jaringan serta sebagai upaya untuk melestarikan kearifan lokal dan membangkitkan rasa solidaritas.

Sementara Novita Lepong menambahkan HTD Toraya Ma’gellu 2024 ini terdiri dari beberapa kegiatan seperti pagelaran tari tradisi, kreasi dan modern yang akan ditampilkan oleh beberapa seniman tari dari Toraja.

Adapun beberapa daerah di Indonesia terlibat diantaranya dari Sabang, Penajam (Kalimantan Timur), Luwu Timur, Luwu Utara, Makassar, Pinrang, Bulukumba, Polewali, Majene, Wonomulyo dan dari Sulawesi Tengah.

“HTD Toraya Ma’gellu juga merupakan ajang silaturahmi para seniman tari dari berbagai daerah di Indonesia dimana mereka dapat saling mendukung dan bertukar pengalaman sekaligus membantu mempromosikan Toraja Utara,” ucap Novita.

Tidak hanya pentas tarian, ada pula pameran UMKM, fashion show menampilkan karya designer Toraja, beauty class dan workshop tari yang bekerjasama dengan Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja.

Kegiatan HTD yang dirayakan setiap tahunnya ini, melibatkan anak muda yang mengantongi sejuta kreativitas didukung penuh oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI), Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Toraja Utara.

Ris/ZK

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pendidikan Parepare Pastikan Pembayaran Insentif Guru Nonsertifikasi Segera Direalisasikan

ZONAKATA, PAREPARE - Kepala Dinas Pendidikan Kota Parepare, H. Makmur, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan tentang keterlambatan pembayaran insentif bagi...

Berita Lain