Lampaui Tahun Sebelumnya, Andi Sudirman Sebut Pertumbuhan Ekonomi Sulsel 6,88 Persen Capaian Kolektif
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Senin, 11 Mei 2026
- print Cetak

ZONAKATA.COM – MAKASSAR Perekonomian Sulawesi Selatan mencatat kinerja positif pada triwulan I tahun 2026 dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,88 persen secara year-on-year (y-on-y), berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan. Capaian ini juga diikuti peningkatan penyerapan tenaga kerja serta perbaikan kualitas pekerjaan masyarakat.
Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulsel pada periode tersebut tercatat mencapai Rp191,28 triliun. Pertumbuhan ini menunjukkan tren positif di tengah dinamika ekonomi global dan nasional.
Sejumlah sektor strategis menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah. Sektor administrasi pemerintahan tercatat tumbuh signifikan sebesar 20,56 persen, sementara konsumsi pemerintah meningkat hingga 35,14 persen. Selain itu, sektor pertanian dan perdagangan tetap menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat di Sulawesi Selatan.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga pemerintah kabupaten/kota serta masyarakat.
“Alhamdulillah pertumbuhan ekonomi Sulsel tahun pertama pada Q1 April 2026 sebesar 6,88 persen,” ujar Andi Sudirman, Senin (11/5/2026).
Selain pertumbuhan ekonomi, inflasi Sulawesi Selatan juga terjaga stabil di angka 2,86 persen, turun dari bulan sebelumnya yang sempat mencapai 4,5 persen dan menjadi salah satu yang tertinggi secara nasional.
Menurut Andi Sudirman, capaian tersebut tidak terlepas dari berbagai program strategis yang dijalankan pemerintah, termasuk program nasional serta program prioritas Pemprov Sulsel melalui Multiyears Project (MYP) Infrastruktur yang saat ini tengah berjalan di sejumlah daerah.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut berkontribusi menjaga stabilitas ekonomi daerah.
“Capaian ini adalah capaian kolektif, termasuk program nasional, Pemprov Sulsel melalui Mega Proyek Multiyears (MYP), serta program kabupaten kota yang ditopang ekonomi sektor riil masyarakat,” jelasnya.
Andi Sudirman berharap momentum pertumbuhan positif ini dapat terus dijaga untuk memperkuat indikator pembangunan Sulawesi Selatan ke depan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Mari terus menjaga bersama ritme indikator utama pembangunan Sulsel yang lebih baik,” tutupnya.
- Penulis: zonakatacom
