fbpx
24 C
Makassar
Kamis, 28 Oktober 2021

Peningkatan Produksi dan Mutu Kopi Toraja Melalui Inovasi Teknologi

Populer

- Advertisement -Dinas Pertanian Kabupaten Tana Toraja - Salvius Pasang

ZONAKATACOM – TANA TORAJA Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulsel menggelar Sosialisasi Pendampingan Inovasi Teknologi Kopi Berbasis Korporasi Petani yang berlokasi di Sentra Kopi Toraja, Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Tana Toraja, Selasa, (21/9).

Kegiatan tersebut diikuti 10 orang petani kopi dan 10 PPL dari 9 kecamatan sentra kopi Toraja dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Penanggungjawab kegiatan dari BPTP Sulsel, M.Basir Nappu, saat membuka kegiatan tersebut menyarankan perlunya peningkatan produksi dan mutu kopi Toraja dengan inovasi terbaru.

“Dengan adanya sosialisasi ini kita harapkan akan ada peningkatan produksi dan mutu kopi Toraja dengan inovasi terbaru,” ungkap Basir.

- ADS -

Hal yang sama disampaikan, Kristian Deny mewakili Dinas Pertanian Tana Toraja bahwa dengan adanya inovasi baru akan meningkatkan mutu maupun produksi Kopi Toraja. Untuk itu kegiatan ini akan mendukung sentra-sentra kopi yang ada Kabupaten Tana Toraja.

“Kopi Arabika sebagai komoditas andalan akan mendukung pariwisata. Untuk itu perlu industri hulu hilir melalui korporasi dan sudah dimulai oleh KOPINTA di Gandangbatu Sillanan,” tuturnya.

Hariadi salah satu pemateri dalam kegiatan mengatakan bahwa peningkatan produksi dimulai dengan peremajaan petani dengan inovasi terbaru diiringi introduksi kopi varietas unggul seperti Komasti, As2k, Andungsari I menggantikan varietas lama yang kurang produktif sehingga generasi milineal mau terjun didunia kopi.

“Dalam mutu pasca panen rumah jemur yang modern di perlukan. KOPINTA sebagai pioner korporasi petani bermitra dengan KemenristekBrin, BSN, Unhas, Politani pangkep, BPTP, Puslitkoka-Lestari terus mengembangkan teknogi inovasi kopi untuk peningkatan produksi dan mutu kopi Toraja,” jelasnya.

Sementara itu perwakilan dari BPTP Sulsel, Salim melakukan Bimtek pembuatan pupuk organik limbah kopi dengan dekomposer promik. Penggalian potensi dan permasalahan, juga dilakukan melalui pengisian kuisioner oleh tim BPTP yang akan ditindaklanjuti dengan sebuah kegiatan kedepannya.

Anjas/ZK

- Advertisement -
- Contoh Iklan -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

- Advertisement -

Tingkatkan Militansi, PDI Perjuangan Tana Toraja Gelar Pendidikan Kader

ZONAKATACOM - TANA TORAJA Sejumlah partai politik mulai memanaskan mesin partainya menatap pemilu 2024 . Salah satunya adalah PDI...

Berita Lain

- Advertisement -